Berita

Hukum

Karyawan PT Sandipala Akui Ada Mark-Up Harga Per Keping E-KTP

SENIN, 15 MEI 2017 | 16:44 WIB | LAPORAN:

Asisten Manager Keuangan PT Sandipala Arthaputra, Fajri Agus Setiawan, mengakui adanya mark-up harga per keping E-KTP.

Dari harga yang diberikan konsorsium hanya Rp7500, namun dalam kontrak, kementerian Dalam Negeri menganggarkan Rp16 ribu per keping e-KTP.

Hal itu diketahuinya setelah kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP diungkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


"Awalnya saya enggak tahu. Belakangan saya tahu sekitar per keping Rp16,000," ungkap Fajri saat dihadirkan di persidangan lanjutan kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP di Pengadilan Tipikor Jakarta, jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (15/5).

Lebih lanjut, Fajri menjelaskan dalam proyek tersebut perusahaannya mendapat pekerjaan untuk membuat blangko E-KTP.

Dalam anggaran 2011 hingga 2013 PT Sandipala telah mencetak 51 juta lembar blangko e-KTP. Dari pengerjaan blangko e-KTP perusahaannya mendapat untung Rp140 miliar.

Meski demikian dirinya tak mengetahui apakah 51 juta blangko e-KTP tersebut secara keseluruhan telah rampung.

"(51 juta blangko E-kTP) Iya itu catatan biaya produksi kami. Kalau secara teknis saya nggak tahu," tandasnya. [zul]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya