Berita

HTI/net

Hukum

Anggap Kejadian Luar Biasa, Jaksa Agung: Pembubaran HTI Lebih Cepat Lebih Baik

SABTU, 13 MEI 2017 | 23:47 WIB | LAPORAN:

Kejaksaan Agung berharap proses pembubaran ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) tidak memakan waktu lama untuk disahkan oleh pengadilan.

"Lebih cepat lebih baik," kata Jaksa Agung, M Prasetyo kepada wartawan di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (12/).

Senada dengan pemerintah, Prasetyo menegaskan jika keberadaan ormas HTI sudah membuat keresahan. Selain ingin menggantikan ideologi Pancasila, pemerintah klaim Prasetyo juga sudah banyak menerima desakan untuk segera mengambil sikap atas keberadaan HTI.


"Ada desakan kanan kiri permintaan, pemerintah harus menyikapi adanya kelompok-kelompok yang cenderung ingin menggantikan Pancasila ini," tegas Prasetyo

Baca juga, HTI Anggap Tuduhan Pemerintah tidak Berdasar.

Bahkan Praseyto menegaskan jika proses pembubaran HTI merupakan proses hukum luar biasa. Sehingga menurut hemat Prasetyo bentuk peringatan ataupun pembekuan sementara organisasi bisa dikesampingkan.

"Kita lihat sebagai kejadian luar biasa yang harus ditangani luar biasa juga. Ini masih dalam proses, seperti apa langkahnya, lihat saja perkembangannya," demikian Prasetyo.[san]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya