Berita

Hukum

Melawan, Pendukung Ahok Dipukul Mundur Water Cannon

JUMAT, 12 MEI 2017 | 21:09 WIB | LAPORAN:

Polisi mengambil langkah tegas untuk membubarkan pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang bertahan di depan Gedung Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jumat malam (12/5).

Polisi menggunakan dua unit water canon untuk memukul mundur massa yang telah melewati batas waktu hingga pukul 18.00 WIB untuk menggelar aksi simpatik.

Meski dihalau dengan semprotan air, para pendukung Ahok terus bertahan. Mereka beriringan menyanyikan lagu-lagu nasional.


Para pendukung yang meminta penangguhan penahanan Ahok terus bersitegang menolak membubarkan diri dan bertahan di depan Gedung Pengadilan Tinggi. Dengan terus disemprot water cannon, akhirnya ratusan pendukung berhasil digiring menjauh dari gedung pengadilan ke berbagai arah.

Aksi pembubaran tersebut sempat membuat arus lalu lintas di ruas Jalan Letjen Suprapto macet, baik dari arah Cempaka Putih menuju Atrium Senen maupun sebaliknya. [wah]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya