Berita

Politik

Ini Yang Dibicarakan Prabowo Dan Anies-Sandi Dengan 22 Dubes Uni Eropa

RABU, 10 MEI 2017 | 19:25 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menerima kunjungan 22 Duta Besar negara Uni Eropa di kediaman pribadinya, Jalan Kertanegara 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (10/5).

Yang lebih menarik, calon Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, turut dalam pertemuan tersebut.

"Mendiskusikan banyak hal. Tadi Bapak Prabowo memaparkan pandangan-pandangan tentang Indonesia ke depan, tantangannya, kemudian juga tema-tema yang penting dibereskan di Indonesia. Seperti permasalahan korupsi, permasalahan kesejahteraan, ketimpangan," kata Anies, usai pertemuan, dikutip RMOL Jakarta.


Masih kata Anies, para duta besar juga menyampaikan pandangan dan pertanyaan tentang perkembangan di dalam negeri Indonesia saat ini.

"Pertemuan ini sudah direncanakan jauh sebelum putaran dua Pilkada, ketika Duta Besar Uni Eropa bertemu Bapak Prabowo berdua di Hambalang. Jadi ini bukan pertemuan yang dibuat minggu lalu. Ini sudah direncanakan sudah sebulan lebih. Karena itu semuanya bisa hadir," ungkap Anies.

Anies ingin Indonesia dipahami dengan benar oleh dunia internasional. Isu pemberantasan korupsi dan pengentasan kemiskinan juga dibahas dalam pertemuan tadi.

Namun, diklaim Anies, tidak ada MoU atau nota kesepakatan apapun yang ditandatangani dalam pertemuan dengan para duta besar itu.

"Yang sering disampaikan oleh Pak Prabowo, kita harus membereskan masalah korupsi. Kita harus membereskan masalah kemiskinan dan kalau itu semua bisa dibereskan maka salah satu masalah besar di Indonesia bisa selesai," ungkap Anies. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Tim Hukum Febrie Curiga Ada Nama Pejabat Kejagung Dicatut terkait Duit Rp40 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 04:16

Merawat Aceh, Memprioritaskan Kepentingan Rakyat

Rabu, 09 September 2026 | 04:04

Polda Banten-Basarnas Maksimalkan Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Rabu, 09 September 2026 | 03:32

Bahaya Abu Vulkanik bagi Penerbangan: Ancaman Tak Kasat Mata yang Mematikan

Rabu, 09 September 2026 | 03:22

PDIP Tafsirkan Pidato AHY: Bisa Jadi Pesan untuk Presiden Menuju 2029

Rabu, 09 September 2026 | 03:09

Wow! Hadiah Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp10,25 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 02:52

Sekolah Tatap Muka di Lampung Batal Gegara Anak Krakatau Kembali Erupsi

Rabu, 09 September 2026 | 02:14

Survei Digdaya: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 56,3 Persen

Rabu, 09 September 2026 | 02:01

Pencarian 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda Terkendala Arus Kencang

Rabu, 09 September 2026 | 01:34

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Selengkapnya