Berita

Ilustrasi/net

Politik

PILGUB JABAR

Mulyadi Belum Final, Bola Di Tangan DPP Gerindra

JUMAT, 05 MEI 2017 | 17:31 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Partai Gerindra belum menetapkan kandidat calon Gubernur Jawa Barat untuk Pilkada tahun depan. Meskipun, sudah ada Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) yang menghasilkan dukungan kepada Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat, Mulyadi.

Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Sunatra, menyatakan hal tersebut masih mungkin berubah dan menjadi kewenangan Dewan Pimpinan Pusat.

"Sebetulnya, Rapimda kemarin itu agendanya membahas persiapan Pilkada Jabar 2018. Namun, ada aspirasi yang berkembang untuk mendukung Mulyadi. Untuk penetapannya sendiri menjadi kewenangan DPP sesuai Undang-undang 10 tahun 2016," kata Sunatra dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.


Selain Mulyadi, muncul nama lain yang sering disebut sebagai calon kuat. Seperti Agung Suryamal yang merupakan Ketua KADIN Jawa Barat. Menanggapi hal tersebut, Sunatra menyebut Agung pun masih berpeluang masuk dalam penjaringan calon.

"Ya, saya mengetahui sosok Agung yang sudah mulai ramai diberitakan di media. Dia sebagai tokoh daerah, aset Jabar, berpengalaman terutama dalam bidang ekonomi. Jadi bisa saja berpeluang tergantung dari popularitas dan elektabilitasnya nanti," jelas Sunatra.

Untuk saat ini, lanjut Sunatra, sebanyak 27 DPC Gerindra Jabar telah sepakat mengusung Mulyadi. Mereka pun akan menyeleksi partai yang layak menjadi mitra koalisi di Pilkada Jabar tahun depan.

"Untuk saat ini 'bola' sudah ada di DPP, kita tinggal menunggu waktu. Karena saat ini situasinya penuh dinamika. Untuk tahap selanjutnya Gerindra tengah menyeleksi mitra koalisi yang memiliki frekuensi sama," paparnya.

Partai yang disebut-sebut akan menjadi mitra koalisi Gerindra adalah PKS. Hal ini tak lepas dari keberhasilan dua partai itu memenangkan Pilkada DKI Jakarta.

"Kita ingin imbas dari 'Jakarta effect' bergulir sampai ke daerah dan berpengaruh pada Pilkada Jabar," pungkas Sunatra. [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya