Berita

Politik

Permainan Isu SARA Semakin Menakutkan, PGI Bersurat Ke Jokowi

RABU, 03 MEI 2017 | 13:45 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) menyampaikan keprihatinan atas kondisi sosial-politik dalam negeri.

Dalam pandangan PGI, permainan isu suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) semakin kuat dan masif sehingga menimbulkan ketakutan dan kekuatiran.

Untuk menyikapi situasi tersebut, PGl menyampaikan keprihatinannya. Bahkan, keprihatinan PGI telah disampaikan secara tertulis kepada Presiden RI, Joko Widodo, dalam surat Nomor 258/PGl-XVl/2017 tertanggal 2 Mei 2017.  


Demikian dikatakan Kepala Humas PGI, Jeirry Sumampow, dalam siaran persnya, beberapa saat lalu (Rabu, 3/5).

Surat PGI kepada Presiden berjudul "Keprihatinan atas Kondisi Kebangsaan Kita" ditandatangani oleh Ketua Umum PGI, Pdt. Dr. Henriette T. Hutabarat-Lebang, dan Sekretaris Umum PGI, Pdt. Gomar Gultom, M.Th.

Menurut PGI, setelah Pilkada DKI Jakarta, ketegangan sosial-politik bangsa masih belum reda. Gonjang-ganjing karena isu SARA yang sangat kental dalam Pilkada DKl, yang kelihatannya "diboncengi" oleh kepentingan ideologi dan kelompok-kelompok radikal dan intoleran, malah terasa makin kuat dan masif.

"Fenomena ini menimbulkan ketakutan dan kekuatiran di kalangan masyarakat, khususnya di kalangan masyarakat minoritas. Karena itu, muncul banyak suara keprihatinan yang disampaikan secara terbuka oleh berbagai kelompok masyarakat. Pada umumnya bernada gelisah, kuatir, dan takut terhadap masa depan bangsa ini," jelas Jeirry. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Catat 94 Ribu Pejabat Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:20

Implementasi PP Tunas Jangan Sekadar Formalitas

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:13

Gelombang Aksi “No Kings” Meledak di Seluruh AS, Tuntut Trump Lengser

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:25

87 Persen Penyelenggara Negara Sudah Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:22

Kejagung Bongkar Praktik Tambang Ilegal Samin Tan

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:01

Pramono Upayakan Tak Ada PHK di Tengah Wacana Pembatasan Belanja Pegawai

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:46

Pemerintah Wajibkan Platform Digital Patuhi PP Tunas Tanpa Kompromi

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:32

Kemenhaj Optimistis Operasional Haji 2026 Sesuai Rencana

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:10

WFH Jumat Bisa Ciptakan Life Balance dan Tetap Produktif

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:30

Pemprov DKI Dukung Program Presiden soal Hunian Layak Warga Rel

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:15

Selengkapnya