Berita

Foto/Net

Nusantara

Ini 11 Nama Korban Meninggal Kecelakaan Maut Di Ciloto

MINGGU, 30 APRIL 2017 | 16:41 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Polda Jabar merilis nama-nama korban meninggal dalam kecelakaan maut di Tikungan Bumi Aki, Jalan Raya Puncak, Kampung Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Minggu (30/4).

"Untuk korban sementara termonitor 11 meninggal dunia," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus melalui sambungan telepon, Minggu(30/4).

Dijabarkan Yusri Yunus, bahwa korban meninggal tersebut 9 di antaranya berjenis kelamin laki-laki. Mereka antara lain Willy Chandra, Yoyo Yohanes, Wagiroen, Mamad, Suyono, Yatna, Martin, Sudinar, dan Jajang.


Sementara 2 korban berjenis kelamin perempuan, yakni Mimi dan Siti Masitoh.

"Korban meninggal dievakuasi ke RS Cimacan," kata Yusri.

Yusri menambahkan, untuk korban luka berat sebanyak 5 orang dan luka ringan 42 orang.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan tersebut diduga akibat rem blong Bus Pariwisata yang menghantam beberapa kendaraan pada saat kondisi macet.

"Dari keterangan sementara petugas Polres Cianjur di lapangan, penyebab kecelakan diduga akibat rem blong," jelas Yusri seperti diberitakan RMOLJabar.

Menurut Yusri, bus pariwisata Kitrans warna putih dengan no pol B 7507 BGA ini menghantam beberapa mobil yakni mobil avanza warna silver No pol B 1087 BIO, Toyota Rush putih No pol B 1672 PYW, Toyota Avanza nopol B 1608 BKV, sepeda motor Suzuki Satria warna biru bernopol B 6917 BHK, sepeda motor yamaha mio warna merah bernopol B 4503 BBI, sepeda motor vario merah bernopol B 3370 BQG, dan angkot jurusan Cipanas-Puncak. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya