Berita

Dody Rahmadi Amar dan Ali Mochtar Ngabalin/Dok

Olahraga

Aklamasi, Dody Rahmadi Pimpin KONI DKI

MINGGU, 30 APRIL 2017 | 07:04 WIB | LAPORAN:

Dody Rahmadi Amar secara aklamasi terpilih sebagai ketua umum KONI Provinsi DKI Jakarta periode 2017-2021 melalui Musorprov KONI Provinsi DKI Jakarta di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (29/4) kemarin.

Musorprov XI/2017 dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta yang diwakili oleh Kepala Bidang Olahraga dan Prestasi Dispora Provinsi DKI Jakarta Gufron dan dihadiri oleh Wakil Ketua Umum KONI Pusat Mayjen (Purn) Suwarno dan sejumlah pejabat penting lainnya.

Adik kandung Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar itu merupakan calon tunggal yang didukung 37 cabang olahraga DKI, meski empat voters di antaranya tidak sah karena berbagai alasan.


Sedangkan Yudhi Sunyoto yang sempat mendaftar sebagai bakal calon ketua umum KONI DKI, pada hari terakhir pendaftaran, 25 April lalu, tak melengkapi persyaratan yang dibutuhkan, di antaranya dukungan minal 25 voters.

"Kami sudah melayangkan surat baik kepada saudara Dody Rahmadi Amar maupun kepada saudara Yudhi Sunyoto, tapi hanya saudara Dody yang datang melengkapi persyaratan sesuai batas waktu yang ditentukan," kata Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Calon Ketua KONI DKI, Ahmad Budi Pramono.

Kepastian terpilihnya ketum Forki DKI itu secara aklamasi setelah pimpinan sidang yang dipimpin oleh Ketua Umum Pengprov POSSI Jakarta, Ali Mochtar Ngabalin bertanya kepada floor selakupemilik suara sah KONI DKI yang terdiri dari pengurus cabang olahraga, KONI Wilayah dan Badan Fungsional.

"Apakah floor setuju Dody Rahmadi Amar disahkan menjadi Ketua Umum KONI DKI Jakarta periode 2017-2021. Mohon berdiri," tanya Ali Mochtar Ngabalin.

"Setuju…" dijawab oleh mayoritas anggota KONI DKI peserta Musorprov dengan berdiri seperti permintaan ketua sidang.

Setelah mendapat persetujuan dari hampir seluruh anggota tanpa ragu pimpinan sidang mengetok kan palu tanda setuju.

"Dengan ini kami nyatakan Dody Rahmadi Amar sebagai Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta periode 2017-2021," tambah Ali.

Karena hanya ada satu bakal calon yang kemudian ditetapkan sebagai calon ketum KONI DKI, lanjut Budi, Musorprov KONI DKI 2017 tak perlu melakukan voting lagi untuk memilih ketua.

Peserta Musorprov 2017 secara akalamsi pun menunjuk Dodi Rahmadi Amar memimpin KONI DKI periode 2017-2021 menggantikan Raja Sapta Ervian yang masa jabatannya berakhir 2017.

Dody Rahmadi Amar seperti saat menyampaikan visi misinya pada uji publik, bertekad membawa DKI Jakarta merebut juara umum di PON 2020 Papua.

Dodi yang terpilih sebagai Ketua Umum KONI DKI Jakarta sekaligus Ketua Formatur untuk memilih pengurus baru, menunjuk dua orang untuk membantunya. Mereka; Zulfikar Idris dan Dr. Ali Mochtar Ngabalin.

Musorprov KONI DKI sempat diwarnai aksi walk-out 7 voters yang minta  Musorprov DKI ditunda.  Namun tak digubris karena mayoritas cabor minta Musorprov dilanjutkan.

Dody Rahmadi Amar usai ditetapkan sebagai ketum kemudian memilih dua formatur untuk menentukan kabinetnya yakni Ketua Umum Perkemi DKI Zulkarnaen Idris dan Ali Mochtar Ngabalin dalam waktu 14 hari.

Dody adalah mantan ketua KNPI DKI Jakarta periode 2011-2014. Salah satu agenda utamanya usai menggantikan Raja Sapta Ervian  sebagai ketua umum adalah mengembalikan kejayaan prestasi atlet DKI dan merebut gelar juara umum di PON 2020 Papua.

Selain itu, secara kelembagaan KONI DKI juga harus diperkuat secara independen dan juga akan lebih mengutamakan sport science untuk mengembalikan kejayaan prestasi atlet DKI.[wid]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya