Berita

Ahok/Net

Politik

Kegaduhan Baru Akan Muncul Jika Ahok Dimasukkan Ke Kabinet

RABU, 26 APRIL 2017 | 10:08 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Perombakan kabinet memang hak prerogatif Presiden Joko Widodo. Namun begitu, presiden harus berpikir masak-masak jika ingin memasukkan nama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ke dalam Kabinet Kerja.

Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani (PRIMA) Sya'roni mengatakan, ada persoalan serius yang harus dijadikan pertimbangan presiden terkait rekam jejak atau track record Ahok sebelum melibatkannya ke dalam kabinet.

"Ahok adalah sosok yang sangat kontroversial sehingga memasukkannya dalam kabinet hanya akan mengundang kegaduhan baru," katanya seperti diberitakan RMOLJakarta, Rabu (26/4).


Ia memprediksi, gelombang demonstrasi akan terus dilakukan publik jika Ahok diangkat jadi menteri. Sehingga, akan mengakibatkan roda pemerintahan Jokowi-JK terganggu.

Kata Sya'roni, saat ini yang dibutuhkan Presiden Joko Widodo adalah sosok yang handal dalam bidang ekonomi. Ini mengingat pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini tengah kedodoran. Dan kebutuhan Jokowi itu, kata Sya'roni, tidak ada dalam diri Ahok.

"Ahok bukanlah sosok ekonom. Memaksakan Ahok masuk ke dalam konfigurasi kabinet merupakan langkah yang tidak tepat," pungkasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya