Berita

Rachmawati

Politik

Mbak Rachma: Kemenangan Anies-Sandi Bukti Hati Nurani Rakyat Tak Bisa Dibohongi

SELASA, 25 APRIL 2017 | 15:38 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kemenangan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno melawan petahana di Pilgub DKI 2017 cukup mengagetkan sejumlah kalangan. Salah satu yang takjub atas capaian itu adalah Rachmawati Soekarnoputri,  putri salah satu pendiri bangsa, Bung Karno.

Mbak Rachma, begitu ia disapa, kaget lantaran kemenangan itu diraih di saat petahana telah membuat persiapan yang sangat matang, bahkan hingga membuat opini publik bahwa mereka telah berjasa dalam pembangunan DKI Jakarta.

"Saya sebetulnya cukup surprise ya. Kan dari pihak Ahok itu membuat persiapan yang luar biasa, membuat opini dan segala macem untuk supaya meraih kemanangan," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL di Park Lane Hotel, Jakarta, sesaat lalu, Selasa (25/4).


Pendiri Yayasan Pendidikan Bung Karno ini berkesimpulan bahwa kemenangan Anies-Sandi di Pilgub DKI merupakan bukti bahwa rakyat sudah pintar dan tidak mudah untuk dibohongi.

"Ini bukti bahwa suara rakyat itu tidak dapat dibohongi, rakyat sudah cerdas, dan hati nurani nggak bisa dibohongi," pungkasnya.

Pasangan Anies-Sandi unggul dalam sejumlah hasil hitung cepat yang dirilis lembaga survei. Pasangan ini bahkan unggul dalam real count KPU, Anies-Sandi mendapatkan 57,95 persen sementara Ahok-Djarot hanya 42,05 persen.

Namun begitu, pengumumam resmi dari KPU DKI baru akan dirilis pada 4 Mei mendatang. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya