Berita

Cucun Syamsulrizal/Net

Politik

Hari Kartini Momentum Perempuan PKB Berjuang Lebih Militan Di Parlemen

KAMIS, 20 APRIL 2017 | 23:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Hari Kartini yang jatuh pada Hari Jumat (21/4)  merupakan momentum yang tepat untuk mengingatkan kembali PKB sebagai partai yang dikenal istiqomah dalam memperjuangkan aspirasi perempuan, khususnya di bidang politik.

Begitu kata Sekretaris Fraksi PKB DPR Cucun Syamsulrizal dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (20/4).

"Persoalan kesetaraan gender dan kuota perempuan di parlemen adalah salah satu perjuangan PKB yang harus terus digelorakan. Hari Kartini inilah menjadi momentum anggota F-PKB perempuan lebih aktif dan massif berjuang," ungkapnya.


Menurut Cucun, Fraksi PKB sangat bangga karena memiliki Kartini era masa kini dengan jumlah yang terbilang banyak.

"Kami punya 11 anggota F-PKB DPR yang perempuan, bahkan ketua fraksi kami adalah perempuan, yaitu Ibu Ida Fauziyah. Inilah Kartini masa kini yang lantang berjuang di komisi masing-masing sebagaimana bidangnya," ucap politisi asal Bandung ini.

Lebih lanjut, Cucun berharap para Kartini masa kini di Fraksi PKB untuk berjuang lebih militan. Ini mengingat, rakyat selalu menanti kinerja riil, konkret, dan nyata.

"Saya optimis dan percaya, di bawah komando Ibu Ida Fauziyah para anggota Fraksi PKB mampu bekerja maksimal membela rakyat sebagaimana mandat ketua umum Cak Imin," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, Fraksi PKB memiliki 11 kartini masa kini yang menempati posisi strategis di parlemen. Ke-11 itu adalah Ida fauziyah sebagai ketua Fraksi, Siti Masrifah, Neng Eem Marhamah Zulfahiz, Latifah Shohib, Anna Muawanah, Peggy Patricia Pattipi, Rohani vanath, Arzerti Bilbina, Nurhayati, Nihayatul Wafiroh, dan Siti Mukaromah.

"Ini kesebelasan yang siap bekerja membela rakyat, khususnya kaum perempuan di parlemen," ungkap Cucun. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya