Berita

Politik

APKLI Komitmen Berdayakan PKL Purwakarta

KAMIS, 20 APRIL 2017 | 04:12 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kehadiran Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (DPD APKLI) di Kabupaten Purwakarta merupakan salah satu solusi bagi para pedagang kaki lima (PKL) yang kerap kali diintimidasi.

Terlebih, Ketua Umum DPD APKLI Kabupaten Purwakarta, Ahmad Sya'roni menyatakan komitmen untuk mengupayakan pemberdayaan dan perlindungan PKL di Purwakarta.

Menurutnya, memberdayakan berarti melindungi. Sehingga, dalam proses pemberdayaan perlu adanya perlindungan dan pemihakan kepada yang lemah, agar pemberdayaan tersebut bisa bekerja dengan maksimal.


"Sejatinya, pemberdayaan adalah upaya untuk membangun daya itu, dengan mendorong memotivasi dan membangkitkan kesadaran akan potensi yang dimilikin serta berupaya untuk mengembangkannya," katanya.

Dikatakannya, pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), termasuk PKL, merupakan langkah yang strategis dalam meningkatkan dan memperkuat dasar kehidupan perekonomian negara.

"PKL juga merupakan penyediaan lapangan kerja dan mengurangi tingkat kemiskinan serta pengangguran yang ada," ujarnya pria pemilik usaha Ayam dan Bebek Penyet Sambel Gledek (PSG) Jalan Tengah.

Hal senada pun disampaikan, Dewan Penasehat DPD APKLI Kabupaten Purwakarta, Eko Surya Effendi menurutnya upaya-upaya pemberdayaan PKL harus terencana sistematis dan menyeluruh.

Salah satunya, lanjutnya, seperti penciptaan iklim usaha dalam rangka membuka kesempatan ber-usaha seluas-luasnya, serta menjamin kepastian usaha disertai adanya efisiensi ekonomi.

"Pengembangan kewirausahaan dan keunggulan kompetitif PKL, untuk meningkatkan pendapatan masyarakat yang bergerak dalam kegiatan usaha PKL, terutama yang masih berstatus miskin," pungkasnya seperti diberitakan RMOLJabar. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya