Berita

Dahlan Iskan/Net

Politik

Persidangan Dahlan Iskan Momentum Politik Menuju 2019

RABU, 19 APRIL 2017 | 02:17 WIB | LAPORAN:

Pendiri lembaga survei KedaiKopi, Hendri Satrio menilai persidangan Dahlan Iskan merupakan momentum politik yang bisa mengantarnya sebagai kandidat kuat dalam Pilpres 2019 mendatang.

Tak hanya itu, menurut Hendri, Dahlan telah membangun momen politik sebelum dirinya tersandung masalah hukum. Tak menutup kemungkinan, mantan Menteri BUMN itu bisa menjadi tokoh yang memumpuni dalam melawan penguasa di Pilpres 2019 mendatang.

"Dengan permasalahan hukum ini, dia (Dahlan Iskan) kembali memiliki momentum politik, minimal terus dibicarakan. Alasan-alasan kenapa Dahlan menjadi target, siap sebetulnya yang menjadikan Dahlan sebagai target, kembali mengemuka yang menjadikan dia sebagai sosok yang dibicarakan," ujar Hendri dalam sambutannya di acara 'Tumpeng untuk Dahlan' di Tjikinii Lima, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (18/4).


Lebih lanjut, Hendri mengaku tak mengetahui mendalam mengenai aktor yang membuat Dahlan terseret masalah hukum. Namun menurut Hendri, segudang prestasi dan terobosan yang dilakukan Dahlan menjadi salah satu alasan Dahlan bermasalah dengan hukum.

Pengajar di Univeristas Paramadina ini menegaskan bahwa setiap tokoh yang mampu memanfaatkan momentum politik akan mudah kekuasaan. Hal ini seperti yang pernah dilakukan oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo.

"Apapun hasil sidang nanti, ini memrupakan rangkaian momentum politik, yang adil untuk Dahlan Iskan. Mudah-mudahan saja  beliau dilimpahkan kesehatan," ujar Hendri. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya