Berita

Foto/RMOL

Politik

Kepala Kepolisian Arab Temui Kapolri Jelang Pilkada Putaran Dua, Ada Apa?

SELASA, 18 APRIL 2017 | 14:05 WIB | LAPORAN:

. Kepala Kepolisian Arab Saudi Commisaris General Othman bin Naseer Al Mehrej kembali ke Indonesia menemui Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Selasa (18/4). Tepatnya, satu hari menjelang digelarnya Pilkada DKI putaran kedua, Rabu (19/4) besok. Ada apa?

"Ini bagian dari tindak lanjut MoU (nota kesepahaman) Polri dengan kepolisian Arab sebelumnya," terang Tito didampingi Othman di kantornya.

Alumni Akpol 1987 itu mengapresiasi respon cepat dari kepolisian Arab Saudi terkait MoU dengan Polri. Salah satu butir dalam MoU sebelumnya, Polri dan Kepolisian Arab Saudi berkomitmen memerangi kejahatan lintas negara (Combating Transnational Crimes).


Dalam penandatanganam MoU di rumah dinas Kapolri, 28 Februari lau itu, dua belah pihak juga sepakat memerangi kejahatan narkoba dan terorisme.

Termasuk juga, kerja sama dalam meminimalisir dampak konflik di Timur Tengah. Khususnya, di Iraq dan Suriah.

"Kita (Polri) apresiasi itikad baik kepolisian Saudi. Follow up MoU yang sangat cepat. Kita juga optimis hubungan Polri dengan Kepolisian Saudi dapat terus terjalin menghadapi berbagai persoalan ke depannya," harap Kapolri.

Sementara itu, Othman yang datang bersama beberapa jajarannya, membenarkan terkait tindaklanjut MoU yang dilakukan sebelumnya. Pihaknya juga mengaku sudah membahas MoU tersebut dinegaranya.

"Kunjungan ini, sebagai tindaklanjut MoU sebelumnya. Sesuai atensi Raja Salman dan Presiden Jokowi, kita sudah bahas di Arab. Terkait, masalah keamanan yang jadi perhatian dua institusi kepolisian dua negara," timpalnya.

Dalam waktu dekat, lanjut Othman, pihaknya dapat segera merealisasikan MoU yang telah disepakati. Sehingga, dapat bermanfaat bagi kedua negara.

"Segera aktifkan butir-butir MoU. Sehingga bisa bermanfaat untuk kedua belah pihak. Insha Allah MoU itu bisa dilaksanakan," pungkasnya. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya