Berita

Foto/Net

Politik

PILKADA JAKARTA

Gerindra Tetap Kerahkan Kader Ke Jakarta Untuk Jaga TPS

SELASA, 18 APRIL 2017 | 11:40 WIB | LAPORAN:

. Polda Metro Jaya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta, dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta mengeluarkan maklumat bersama berisi larangan mobilisasi massa ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat pencoblosan Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua, besok (Rabu, 19/4).

Wakil Ketua DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon menanggapi santai pengeluaran maklumat tersebut.

"Maklumat itu punya dasar," kata anak buah Prabowo Subianto ini di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/4).


Namun demikian, Fadli mengingatkan, jika ada masyarakat Indonesia yang ingin pergi ke TPS untuk menjaga agar tidak ada kecurangan atau intimidasi seperti pada Pilkada DKI putaran pertama, itu juga tidak bisa dilarang.

"Kita juga punya dasar. Tidak ada hak warga negara untuk mau kemana saja di Republik Indonesia ada larangan. Apalagi untuk mengawasi penegakan hukum, dalam hal ini penegakan hukum untuk Pilkada," tegasnya.

"Saya yakin itu adalah hak warga negara siapa saja boleh," ungkap Fadli menambahkan.

Lebih lanjut Fadli mengatakan bahwa Partai Gerindra, besok juga akan mengerahkan seluruh kader termasuk anggota DPRD dari Gerindra untuk datang ke Jakarta, dan ikut mengawasi TPS-TPS supaya tidak terjadi kecurangan.

"Jadi kita mengerahkan itu bukan kemaren tapi sudah dari dua minggu yang lalu juga sudah kita arahkan untuk ke Jakarta sama halnya kayak dari PDIP juga saya kira itu sah-sah saja," tegasnya lagi. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya