Berita

Novel Baswedan/Net

Politik

Kornea Mata Novel Baswedan Dicangkok Jika Jaringan Baru Tidak Tumbuh

SELASA, 18 APRIL 2017 | 01:12 WIB | LAPORAN:

. Kondisi kedua mata penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mulai mengalami kemajuan.

Dijelaskan Jurubicara KPK Febri Diansyah bahwa perusakan sel di kedua mata Novel akibat reaksi dari cairan yang diduga air keras telah berhenti sejak Minggu (16/4) lalu.

Meski demikian, jaringan kornea mata Novel hingga saat ini belum mengalami pertumbuhan jaringan baru. Hal ini juga yang kemudian menjadi pertimbangan dokter untuk melakukan operasi di bagian kornea.


Dalam satu pekan ini, sambung Febri, tim dokter terus memantau perkembangan jaringan baru tersebut sebelum memutuskan dilakukannya operasi pencangkokan kornea mata yang diambil dari keluarga Novel.

"Untuk bagian yang berwarna hitam belum ada pertumbuhan sampai saat ini. Dokter dan kita semua tentu sangat berharap bagian ini mengalami pertumbuhan. Jika tidak terdapat pertumbuhan jaringan di sana, operasi akan dilakukan. Nanti salah satu kemungkinan gunakan donor kornea baik dari pihak keluarga ataupun pihak lain," ungkap Febri di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (17/4).

Febri menambahkan, untuk selaput mata berwarna putih sudah mulai terlihat pertumbuhan jaringan baru. Sebelumnya sambung Febri, pertumbuhan jaringan di selaput mata berwarna putih itu terbilang lambat.

"Karena pertumbuhan terjadi, hari ini dokter menyimpulkan bahwa untuk selaput mata bagian putih tidak perlu dilakukan operasi," pungkasnya. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya