Berita

Politik

FBR Sosialisasikan Pilkada Damai

SENIN, 17 APRIL 2017 | 22:11 WIB | LAPORAN:

Front Betawi Rempug (FBR) akan melakukan sosialisasi Pilkada Damai menjelang pencoblosan Pilkada DKI 2017 putaran kedua 19 April mendatang.

Ketua Umum FBR, KH Lutfi Hakim menjelaskan, ada sekitar ribuan kader dari 5 wilayah Jakarta yang turun langsung ke lapangan membagikan stiker dan permen.

"Kegiatan besok adalah sosialisasi Pilkada damai dan mengajak serta mendorong warga Jakarta untuk berpartisipasi dalam Pilkada hari Rabu lusa. Kami hanya akan membagikan stiker Pilkada damai,” ujar dia di Jakarta, Senin (17/4).

Menurut Luthfi, para kader FBR ini akan membagikan stiker dan permen di lampu-lampu merah dan titik ramai yang biasa dilalui masyarakat Jakarta. Kegiatan ini adalah kelanjutan dari deklarasi Pilkada damai belum lama ini.

Bagi kami Pilkada kali ini adalah tantangan dan peluang bagi masyarakat Jakarta untuk lebih dewasa lagi dalam berdemokrasi, kita berharap dapat menghasilkan pilkada yang damai dan berjalan aman. Karena tensi saat ini panas seperti 98. FBR akan kawal jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Mengapa permen yang dibagikan, menurut Luthfi, karena FBR berharap Pilkada DKI berjalan manis.

"Permen itu kan manis, kita ingin Pilkada ini semanis premen tidak pil pahit yang didapatkan warga Jakarta. FBR punya kewajiban menjaga iklim yang sejuk bagi seluruh warga Jakarta,” ujarnya.

Luthfi menambahkan, FBR juga akan ikut mengawasi dari luar TPS saat pencoblosan putaran kedua nanti. Namun, masyarakat harus ikut bertanggungjawab dan terlibat dalam proses demokrasi agar terciptanya iklim kondusip untuk Indonesia.

"Acara kami besok murni sosialisasi Pilkada Damai, tidak mengajak memilih siapa. Soal pilihan, FBR menyerahkan sepenuhnya kepada hati nurani kader,” tandasnya. [sam]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya