Berita

Politik

PILKADA JAKARTA

Di Hari Terakhir Kampanye, Prabowo Ajak Warga Jakarta Akhiri Kegaduhan

MINGGU, 16 APRIL 2017 | 04:35 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Di hari terakhir kampanye, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengajak warga DKI Jakarta untuk mengakhiri kegaduhan yang telah membelah warga.

Prabowo memberikan jaminan pribadi bahwa di bawah Anies-Sandi keberagaman Jakarta akan dirawat. Termasuk, sisi keadilan sosial dan rasa persatuan di DKI.

Pesan di akhir masa kampanye Prabowo itu dipancarluaskan melalui aneka media,‎ mulai dari video yang disebarkan di media sosial, siaran pers berupa teks, hingga serial meme dengan aneka kutipan dan tagline "Anies-Sandi untuk Jakarta Bersatu."


Berikut salah satu pesan lengkap Prabowo Subianto yang disebar melalui situs berbagi video, YouTube berjudul "Prabowo: Jakarta Terbelah VS Jakarta Bersatu" tersebut:

Saudara dan saudari warga Jakarta. Mari bersama kita akhiri Jakarta yang gaduh. Kita sudahi Jakarta yang terbelah.

Saya membaca aneka riset lembaga survei. Umumnya lembaga survei mengabarkan kemenangan Anies-Sandi.

Bukan kemenangan itu benar yang menggugah saya. Tapi saya menangkap pesan yang lebih dalam. Adanya kerinduan warga Jakarta untuk perubahan. Adanya harapan warga Jakarta untuk punya gubernur baru.

Kita semua jenuh dengan Jakarta yang gaduh. Kita semua bosan dengan Jakarta yang terbelah. Kita kecewa karena ini semua terjadi hanya karena ulah satu orang saja.

Kita ingin Jakarta yang bersatu.  Kemakmuran  memerlukan Jakarta yang stabil.  Bisnis memerlukan Jakarta yang aman. Rakyat banyak menginginkan Jakarta yang  berkeadilan. Dan umat beragama memerlukan pemimpin yang menghormati keyakinan mereka.

Saudara dan saudari bisa membuat harapan itu tercapai. Ajak keluarga, sahabat, saudara,  tetangga untuk mewujudkannya. Jangan ada yang golput. Satu suara anda menentukan. Perubahan Jakarta tak terjadi jika banyak pendukungnya yang golput.

Kecurangan menjadi musuh kita bersama. Perhatikan dan laporkan jika saudara saudari mengetahui ada kecurangan. Kita tak ingin curang. Namun kita juga tak rela,  kita tak sudi jika kita dicurangi.

Sekali lagi mari kita akhiri Jakarta yang gaduh dan terbelah. Kita butuh Anies-Sandi untuk Jakarta Bersatu.

[ran]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya