Berita

Menpora Imam Nahrowi/Net

Menpora: Pemerintah Belum Bisa Bantu Pembangunan Stadion Sragen

JUMAT, 14 APRIL 2017 | 22:37 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrowi menjelaskan bahwa pemerintah pusat belum memungkinkan untuk membantu Pemkab Sragen membangun Stadion Sukowati Sragen. Hal ini dikarenakan anggaran di tahun 2017 sudah tersusun dan direncanakan di tahun 2016.

"Nanti Insya Allah di tahun 2018. Karena terus terang, seluruh masyarakat di kabupaten/kota butuh infrastruktur olahraga sementara ketersediaan dana Kemenpora sangat terbatas. Untuk itu, opsinya semoga ada BUMN yang bisa membangun," ucap Menpora saat berkunjung di rumah dinas Bupati Sragen Jumat (14/4) siang.

Ke depan, Kemenpora akan mendorong keterlibatan swasta dam BUMN dalam setiap pembangunan stadion dan kawasan olahraga. Menurut Imam, hal ini juga menjadi konsen dari Presiden Joko Widodo yang mendorong dana corporate social responsibility (CSR) yang ada BUMN bisa membangun stadion.  


"Karena itu, agar infrastruktur bisa cepat terealisasi, kabupaten kita harus punya prioritas cabang olahraga yang diunggulkan. Katakanlah selain sepakbola ada taekwondo atau lainnya sehingga bisa disesuaikan dengan sarana prasarana yang ada," kata Menpora.

Sementara itu, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyampaikan rasa terima kasih kepada Menpora yang sudah meluangkan waktu untuk mendengarkan paparan rencana pembangunan Stadion Sukowati Sragen. Meski belum bisa memberikan bantuan, ia berharap pemerintah sudah memiliki gambaran akan pembangunan tersebut.

"Kami berharap agar rencana pembangunan stadion tersebut bisa dikabulkan mengingat prestasi kami juga sudah cukup baik. Di Sragen ini ada dua tim sepak bola yaitu Sragen United yang berkompetisi di liga 2 dan PSISra," pungkasnya. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya