Berita

Dody Rahmadi Amar/Net

Olahraga

Dody Rahmadi Ikut Bertarung Jadi Ketum KONI DKI

JUMAT, 14 APRIL 2017 | 11:50 WIB | LAPORAN:

Belum adanya kepastian dari Raja Sapta Ervian untuk kembali maju dalam bursa pencalonan ketua umum, memungkinkan adanya sosok baru sebagai alternatif untuk memimpin KONI Provinsi DKI Jakarta periode 2017-2021 yang salah satunya, adalah Dody Rahmadi Amar.

Adik dari Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen pol Boy Rafli Amar itu menyatakan kesiapannya untuk maju dengan syarat petahanan Eyi, sapaan Raja Sapta Ervian tidak jadi maju di Musprov nanti.

Kesiapan Dody untuk maju pada bursa pencalonan Ketua Umum KONI Provinsi DKI juga tidak terlepas dari adanya dukungan dari sejumlah cabang olahraga (cabor).
"Dukungan dari cabor, sudah terjalin komunikasi secarai intens. Semua pengurus cabor adalah teman saya. Mereka tidak asing lagi bagi saya. Saya kerap berkomunikasi," kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengprov Forki (Federasi Olahraga Karatedo Indonesia) DKI di Jakarta, kemarin.

"Dukungan dari cabor, sudah terjalin komunikasi secarai intens. Semua pengurus cabor adalah teman saya. Mereka tidak asing lagi bagi saya. Saya kerap berkomunikasi," kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengprov Forki (Federasi Olahraga Karatedo Indonesia) DKI di Jakarta, kemarin.

Seperti diketahui, salah satu syarat menjadi caketum KONI DKI adalah mendapat minimal 25 dukungan dari cabor maupun KONI Wilayah serta Badan Fungsional dan Dody sudah memenuhi hal itu. Selain itu seorang calon memiliki prestasi dalam memajukan olahraga, khususnya DKI.

Dody pun telah memenuhi persyaratan tersebut dengan mengukir sejumlah prestasi. Yang paling moncor adalah saat ia memimpin Pengprov FORKI DKI. Tercatat, Tim Karate DKI mampu berjaya pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat 2016 lalu dengan menyabet tiga medali emas.

Selain itu, di arena Piala Mendagri yang baru-baru ini berlangsung di Lampung, tim Karate DKI tampil sebagai juara umum. Bicara soal organisasi, Dody juga memiliki segudang pengalaman menjadi pengurus sejumlah organisasi. Di FORKI DKI, pria yang juga seorang pengusaha itu pernah menjabat sebagai bendahara umum, wakil ketua umum, sebelum menjadai ketua umum. Dody juga beberapa kali menjadi manager Tim DKI Jakarta yang berasal dari perguruan Karate Do Indonesia (KKI).

Di organisasi kepemudaan, Dody juga pernah memimpin Organisasi Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) DKI sebagai ketua periode 2011-2014 dan sebagai anggota Dewan pembina KONI DKI Jakarta tahun 2017 hingga sekarang. Berdasarkan hal itulah, ada kemungkinan Dody bisa menjadi calon alternatif ketum KONI Provinsi DKI Jakarta periode 2017-2021.

Hingga saat ini, ada beberapa nama yang sudah menyatakan kesiapannya untuk maju. Selain Dody, sebelumnya sudah ada Yudi Suyoto dan Alex Asmasoebrata. Adapun pemilihan ketum KONI Provinsi DKI Jakarta, akan dilakukan pada Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI DKI Jakarta yang dijadwalkan 29 April mendatang.[wid]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya