Berita

Olahraga

Tim Penjaringan Caketum KONI DKI Jaya Resmi Dibentuk

RABU, 12 APRIL 2017 | 10:37 WIB | LAPORAN:

Telah terbentuk Tim Penjaringan dan Penyaringan Calon Ketua Umum KONI DKI Jaya untuk Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI DKI Jaya yang dijadwalkan 29 April mendatang yang salah satu agendanya memilih Ketua Umum KONI DKI Jaya periode 2017-2021.

Tim ini diketuai oleh Ahmad Budi Pramono dan bertugas menjaring Caketum dengan tata cara dan persyaratan yang ketat.

"Berdasarkan hasil RAT KONI DKI Jaya 18 Maret lalu.kepengurusan KONI DKI Jaya yang dipimpin oleh Radja Sapta Ervian (eyi) berakhir 29 April mendatang. Hasil RAT juga memutuskan untuk membentuk Tim Penjaringan dan Penyaringan Calon Ketua Umum KONI DKI Jaya," kata Ahmad kepada wartawan di Jakarta.


Menurut Ahmad, legalitas tim penjaringan dan penyaringan ini berdasarkan SK dari Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta Nomor 010/2017 tanggal 20 Maret 2017 tentang nama-nama struktur tim penjaringan dan penyaringan (TPP) calon ketua umum KONI Provinsi Jakarta masa bhakti 2017-2021.

Ia juga mengatakan, timnya mempunyai tugas menjaring bakal calon yang benar-benar telah memenuhi persyaratan demi memilih Caketum yang lebih baik lagi.

Sementara itu, Wakil Ketua Tim, Ali Mochtar Ngabalin mengatakan, pihaknya telah menetapkan kriteria bagi balon dari yang kemudian menyeleksinya menjadi caketum. Di antaranya selain menyerahkan bukti dukungan minimal 25 cabang olahraga dan harus menjadi pemersatu, memiliki visi dan wawasan luas dalam membina prestasi.

"KONI organisasi plat merah harus bisa berkomunikasi dengan Pengprov DKI dan badan olahraga nasional, " ungkap Ngabalin.

"Bagi calon yang sudah mendaftar, harus keluar dari jabatan lama misalnya caketum menjabat ketua cabor dengan demikian ia harus keluar dan bukan dari kalangan pejabat pemerintah," tambahnya.

Syarat lainnya caketum tidak berstatus sebagai terpidana (hukum) dalam bentuk SKCK, tidak sedang menjabat sebagai pejabat publik sesuai UU SKN Nomor 3 pasal 40 tahun 2005.

Pendaftaran caketum KONI Provinsi DKI Jakarta akan dibuka pada 17 April 2017 dan ditutup 21 April 2017 pukul 16.00 wib, bertempat di TPP Jl.Letjen Suprapto Kav 3, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

"Waktu lima hari kerja sudah kami tetapkan sejak tim ini terbentuk," terangnya.

Ditanya soal syarat surat dukungan setiap cabang olahraga apakah harus ditandatangani oleh salah satu pengurus saja, Ngabalin menyebut surat dukungan wajib ditandatangani oleh ketua atau ketum.

Nama-nama Tim Penjaringan dan Penyaringan Ketum KONI DKI Jaya 2017:

Ketua: Ir. H.Ahmad Budi Pramono
Wakil: Dr. H. Ali Mochtar Ngabalin, MA
Sekretaris: RBJ. Bangkit, SH, MH
Anggota: Kol. Dr. Freddy J Rumambi
Wisnu D Yudha, Widodo Edi Sektianto, H Aldwin Rahardian, Hari Buhari, M. Soleh Tuasikal.[wid]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya