Berita

Olahraga

AP II Gelar Liga Sepak Bola Usia Dini

SENIN, 10 APRIL 2017 | 16:30 WIB | LAPORAN:

RMOL. Liga sepak bola usia dini bertajuk Angkasa Pura II-Indonesia Junior League (AP II-IJL) di lapangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta diikuti oleh total 30 tim SSB di Jabodetabek.

Liga tersebut dibuka oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin dan Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono.

AP II-IJL yang didukung oleh Asosiasi Pemain Sepakbola Indonesia (APSI) dan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) ini mempertandingkan dua kelompok umur yakni liga U-11 yang diikuti sebanyak 16 tim dan liga U-9 dengan sebanyak 14 tim.


Adapun liga akan berputar hingga September mendatang dengan pertandingan digelar setiap hari Minggu.

President Director AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, pengelola 13 bandara di kawasan Barat Indonesia, AP II memiliki peran cukup strategis dalam mendukung kemajuan perekonomian dan pariwisata melalui sektor perhubungan udara sebagaimana yang telah kami lakukan saat ini.

"Kami juga merasa terpanggil untuk dapat mendukung kemajuan bangsa dan negara melalui pembangunan manusia yang salah satunya melalui pembinaan pemain sepak bola sejak usia dini melalui penyelenggaraan AP II-IJL," jelas dia dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi, Senin (10/4).

Menurut Awal, penyelenggaraan AP II-IJL ini juga sekaligus membuktikan komitmen AP II melakukan pembinaan terhadap pemain-pemain sepak bola masa depan yang akan mengharumkan nama Indonesia sekaligus menjadi contoh dari kepedulian pemangku kepentingan di sektor perhubungan udara untuk terhadap dunia sepak bola Indonesia.

Di samping itu, hal ini dalam rangka mendukung program pemerintah tentang prioritas percepatan pembangunan sepak bola yang salah satunya adalah pembinaan usia dini.

"Kami juga berterima kasih kepada Bapak Menteri Perhubungan yang sejak lama telah menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia sepak bola di Tanah Air," jelas Awal.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan, kemampuan dan profesionalisme para industriawan dan stakeholder industri penerbangan di dalam negeri telah diakui oleh dunia internasional, terbukti dari sejumlah penghargaan berkelas dunia yang berhasil diraih maskapai nasional dan juga pengelola bandara.

"Oleh karena itu, sebagai pelaku di industri penerbangan hendaknya mau berbuat lebih dan menularkan kemampuan untuk memajukan Bangsa dan Negara di sektor lainnya, tidak hanya sektor penerbangan. Saya sangat mengapresiasi penyelenggaraan AP II-IJL ini karena selaku pengelola bandara, AP II mau berbuat lebih dalam mendukung pemerintah memajukan sektor olah raga khususnya sepak bola,” jelasnya.

Jadwal pertandingan AP II-IJL dibagi dalam empat babak yakni pada 9 April – 20 Agustus pertandingan reguler, lalu 27 Agustus playoff U-11, kemudian 3 September playoff U-9. Selanjutnya babak semifinal U-9 dan U-11 digelar pada 10 September, dan final kedua kategori kelompok umur pada 17 September.

COO AP II-IJL Rezza Mahaputra Lubis mengatakan, liga ini dikelola secara professional. Tim yang berlaga di AP II-IJL adalah hasil dari proses screening yang sebelumnya telah kami lakukan.

"Tim yang berminat sangat banyak, namun yang lolos screening total hanya 30 tim. Penyelenggaraan AP II-IJL ini juga menghadirkan inovasi terbaru di dunia liga sepak bola usia dini, yakni setiap pemain akan memiliki statistik pertandingan untuk memantau perkembangan. Statistik pertandingan ini dapat diakses di situs resmi Indonesia Junior League. Di dalam situs tersebut kami juga akan menampilkan pertandingan-pertandingan yang digelar setiap minggunya,” papar dia.

Bagi pemain terbaik di setiap posisi akan bergabung ke dalam AP II-IJL All Star dan berkesempatan untuk mengikuti turnamen Singa Cup yang akan digelar di Singapura pada akhir tahun ini. [sam]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya