Berita

RMOL

Olahraga

Menpora Ingin Cricket Berprestasi Di SEA Games 2017 Malaysia

SENIN, 27 MARET 2017 | 23:19 WIB | LAPORAN:

Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrawi menerima audiensi Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Cricket Indonesia (PPPCI) Aziz Syamsudin di kantornya, Jalan Gerbang Pemuda, Jakarta (Senin (27/3).

Kepada Menpora, Aziz menyampaikan bahwa Cricket memohon lapangan untuk berlatih di kawasan Pulo Mas, Jakarta. Pihaknya telah bertemu dengan Jakpro dan KOI dan beberapa pihak lain yang pada prinsipnya mendukung.

"Mereka prinsipnya setuju baik dari alokasi tanah dan anggarannya hanya saja meminta surat rekomendasi persetujuan dari Menpora," ujarnya.


Aziz melanjutkan, pihaknya telah menyiapkan pengurus untuk PON Papua mendatang. Terkait SEA Games 2017 di Malaysia, Aziz optimis cricket mampu meraih medali dan mengharumkan nama bangsa.

"Kami mengusulkan Pak Menteri agar cricket dapat masuk di Satlak Prima baik untuk atlet putra dan putrinya, parameter kita di SEA Games Agustus 2017 Malaysia putri meraih medali emas dan putranya perak atau perunggu," katanya.

Di beberapa pertandingan persahabatan, cricket Indonesia yang saat ini di peringkat 43 dunia dari sebelumnya peringkat 134 mampu berbicara banyak seperti menang melawan Singapura, Malaysia, Korea Selatan dan Jepang. Meski masih belum mampu juara saat melawan Australia, dan New Zealand.

"Apabila di tingkat SEA Games target kita meleset maka di Asian Games kita akan tahu diri Pak Menteri, tanggal 14 hingga 22 April kami mengundang Pak Menteri untuk membuka Pertandingan Cricket Bali Six yang di ikuti 16 negara di Lapangan Udayana Bali selanjutnya di Kartini Cup," jelas Azis yang juga menjabat ketua Komisi III DPR RI.

Mendengar beberapa hal itu, menurut Menpora Imam, terkait pengurangan beberapa cabor akan ada alat ukurnya yakni prestasi untuk criket memang luar biasa mampu menaikkan peringkat dunia hanya dalam waktu dua tahunan dari peringkat 130-an menjadi 43 dunia.

"Terima kasih telah memberikan beberapa informasi prestasi. Meski pertandingan persahabatan, namun harus tetap ada analisa yang dominan sekali dimana cricket seperti India, Pakistan, Australia," ujarnya.

Terkait prinsip efisiensi di Asian Games adalah prinsip yang di dorong OCA karena di Asian Games Incheon itu hanya 36 cabor sedangkan di Indonesia 42 cabor.

"Memang untuk jumlah cabor belum final hingga Agustus mendatang. Untuk itu penting sekali SEA Games Malaysia menjadi parameter sehingga nantinya saya laporan ke Bapak Wakil Presiden dapat berjalan lancar meski beliau inginkan adanya efisiensi semoga beliau mempertimbangkan," jelas Imam. [wah]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya