Berita

Syahrini/Net

Blitz

Syahrini Nunggak Pajak 900 Juta

Mau Umrah Ajak 15 Pembantu
RABU, 22 MARET 2017 | 08:56 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Nama Syahrini muncul dalam sidang kasus dugaan suap pa­jak dengan terdakwa Country Director PT EK Prima Indo­nesia (EKP) Ramapanicker Rajamohanan Nair di Penga­dilan Tipikor, Jakarta, Senin (20/3). Merujuk surat yang diungkap JPU, Syahrini diduga melakukan tindak pidana pajak. Perkara artis sensasional ber­nama asli Rini Fatimah Jaelani ini ditangani Kasubdit Bukti Permulaan Penegakan Hukum Ditjen Pajak Handang Soekarno yang didakwa menerima suap dari Rajamohanan.

Awalnya, jaksa menunjukkan surat bukti permulaan wajib pajak atas nama Syahrini yang diterbitkan Handang dan ditu­jukan pada Direktur Penegakan Hukum.

Dalam surat itu tercantum nota dinas tentang pemberitahuan informasi tertulis mengenai jum­lah pajak yang tidak atau kurang bayar, atau yang tidak seharus­nya dikembalikan. Pada surat itu, Syahrini disebut menunggak pajak sebesar Rp 900 juta.


Saat coba diklarifikasi oleh infotainment, Syahrini melalui asistennya berdalih tidak tahu perihal kasus tersebut.

"Wah aku nggak tahu. Sudah ya, aku lagi sakit nih," ujarnya singkat.

Situs Rich Celebs pada 28 Ok­tober 2016 sempat mengungkap kekayaan Syahrini yang ditaksir mencapai senilai Rp 280 mil­iar. Beberapa hari lalu saja, ia mendapat hadiah mobil mewah dari adiknya, Aisyahrani, serta tim manajemen.

"Selama ini hadir di dunia en­tertainment ini belum pernah kasih Inces sesuatu dari manaje­men," ujar Aisyahrani. "Selama ini kan dia sudah kita perah tenaganya dia. Terbang sana, terbang sini, jadi ATM berjalan, panas, hujan, guntur, petir, ya kan?" imbuhnya.

Bahkan si pelantun Sesuatu ini akan memboyong 15 pembantu di rumahnya untuk sama-sama menjalankan ibadah umrah.

"Budget harus balance iba­dah dan holiday. Seimbang," ucap Syahrini. "Sesuai kemam­puanku. Insya Allah esensinya ibadah, aku mau memperbaiki akhiratku, menjadi perempuan muslim yang tidak jauh dari Allah. Kalau mau ngejar dunia sampai kapan sih?" tutup bekas teman spesial Anang Herman­syah ini. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya