Berita

Foto/RMOL

Politik

Diduga Korsleting Listrik, 20 Kamar Kos Ludes Dilalap Api

MINGGU, 19 MARET 2017 | 20:27 WIB | LAPORAN:

Kepulan asap hitam membubung tinggi memenuhi langit Senen, Jakarta Pusat, Minggu (19/3) sore.

Kobaran api itu berasal dari beberapa unit bangunan di Jalan Kramat Bunder RT 016/01, Kramat, Senen, Jakarta Pusat (Jakpus).

"Telah terjadi peristiwa kebakaran di kawasan Kramat, Senen, pukul 15.00 WIB," kata Kasubbag Humas Polrestro Jakarta Pusat, Komisaris Suyatno saat dikonfirmasi.


Menurut keterangan saksi, Endang Ihkwahyudi alias Cunong, api diduga berasal dari kos-kosan 20 pintu milik Leo Jonathan. Tepatnya dari salah satu kamar ujung lantai atas kos-kosan berlantai dua tersebut.

Pria yang juga menjabat Ketua RT 016 itu mengatakan, dirinya berada di rumah saat melihat kepulan asap, sekira pukul 15.00 WIB.

Cunong pun mendapati, asap berasal dari lantai dua kos-kosan milik Leo. Ternyata benar, telah terjadi kebakaran dan api semakin membesar. Lalu, saksi langsung menghubungi Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkar) setempat.

Totalnya, sebanyak 30 unit mobil pemadam dari Sudin Gulkar Jakpus gabungan. Api berhasil dipadamkan sekira 1,5 jam berselang.

Selain melahap bangunan kos-kosan milik Leo, api juga membakar empat rumah yang ada di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Beruntung, tidak terdapat korban jiwa dari insiden tersebut. Hingga saat ini petugas Gulkar tengah melokalisir api di TKP. Belum diketahui jumlah total kerugian yang diakibatkan oleh insiden tersebut.

"Laporan sementara dari saksi mata, api diduga akibat arus pendek listrik. Sejauh ini, tidak ada laporan korban jiwa. Untuk jumlah kerugian masih dihitung," demikian Suyatno. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya