Berita

Hasyim-Yusril/Net

Politik

Yusril: Keluarga Besar PBB Berduka Atas Wafatnya KH. Hasyim Muzadi

KAMIS, 16 MARET 2017 | 09:52 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Prof. Yusril Ihza Mahenda mengungkapkan keluarga besar PBB berduka atas wafatnya ulama terkemuka KH. Hasyim Muzadi.

Kata Yusril, Hasyim Muzadi dikenal luas, bukan saja di Tanah Air, tetapi juga di dunia Islam sebagai pemimpin dan ulama yang moderat dan berpengaruh.

"Sepanjang saya mengenal beliau, saya terkesan dengan Almarhum yang selalu menunjukkan sikap tawaddhu, sabar dan terbuka. Pemahaman beliau terhadap Islam dan problema umat Islam begitu mendalam. Kami benar-benar kehilangan seorang pemimpin yang dapat diterima oleh semua kalangan umat Islam," sebut dia, Kamis (16/3).


Yusril mengaku selalu datang mengunjungi Hasyim Muzadi kalau datang ke Malang, Jawa Timur, tempat tinggal Almarhum. Kunjungan yang singkat itu selalu dimanfaatkan untuk membahas problema-problema Islam dan bagaimana cara memecahkannya.

"Sikap terbuka dan cerdas dari Almarhum banyak menginspirasi saya dalam merumuskan masalah-masalah umat dan bangsa kita seluruhnya," tukas Yusril.

Tokoh nasional sekaligus ulama besar KH. Hasyim Muzadi meninggal dunia sekitar pukul 06.15 WIB, Kamis (16/3). Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikam itu menghembuskan napas terakhir di kediamannya, di Komplek Ponpes Al-Hikam I Malang.

Mantan Ketua PBNU itu akan dimakamkan di Ponpes Al-Hikam II Depok, Jawa Barat, siang ini.

KH. Hasyim Muzadi lahir di Bangilan, Tuban, Jawa Timur, pada 8 Agustus 1944 (72 tahun). Saat ini Kiai Hasyim menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres). [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya