Berita

Marco Giampaolo/Net

Olahraga

Penguasa Derby Della Lanterna

Genoa vs Sampdoria 0-1
SENIN, 13 MARET 2017 | 09:16 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sampdoria mempermalukan Genoa 1-0 dalam laga Seri A di stadion Luigi Ferraris kemarin pagi WIB. Deengan demikian Il Samp menancapkan hegemoninya pada Derby Della Lanterna ini.

Sama seperti pertandingan derby lainnya, pertemuan antara kedua tim juga berlang­sung dengan intens dan panas. Fans pun juga menyikapi pertandingan ini dengan luar biasa yang mereka tunjukkan sejak sebelum pertand­ingan dimulai.

Pertandingan lantas berjalan dengan ketat dan keras. Genoa sebenarnya pantas saja bermain dengan 10 orang ketika Isaac Cofie melakukan dua pelanggaran keras meski wasit masih berbaik hati pada gelandang tuan rumah tersebut. Ketatnya situasi di lapangan tengah pada akhirnya memaksa kedua tim tak bisa menciptakan banyak peluang lagi sampai babak pertama selesai.


Beda halnya ketika babak kedua sudah dimulai. Sampdoria langsung memberikan tekanan masif melalui sepakan keras Muriel yang memaksa Eugenio Lamanna bekerja keras mengamankan gawangnya.

Kebuntuan akhirnya terpecahkan ketika pertandingan sudah memasuki menit 71. Sebuah kesalahan dari Munoz berakibat fatal ketika bola berhasil dicuri oleh Luis Muriel. Striker Kolombia itu terkenal gesit dan memi­liki kecepatan bagus sehingga tak sulit baginya untuk sesegera mungkin memanfaatkan situasi itu untuk diubah menjadi keunggulan bagi timnya.

Hasil itu memuaskan pelatih Sampdoria, Marco Giampaolo. Tak percuma, membakar semangat anak asuhnya suntuk menciptakan sejarah jelang laga dimulai.

Sampdoria menjadi tim pertama yang dua kali menang di Derby della Lanterna dalam semusim sejak 1960. Seperti diketahui, pada pertemuan derby pertama, Sampdoria menang 2-1 pada Oktober lalu.

"Senang sekali kami meraih dua kemenan­gan derby dalam semusim. Sejak 1960 tak ada tim yang bisa melakukannya dalam Derby della Lanterna. Sejarah, tercipta Il Samp!" sebut Giampaolo seperti dilansir Football Italia. ***

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya