Berita

Edhy Prabowo/Net

Olahraga

Anggota DPR Berharap Jatah Cabor Sumsel Di Asian Games Diperbanyak

RABU, 08 MARET 2017 | 18:46 WIB



RMOL. Sumatera Selatan saat ini terlihat jauh lebih siap dari pada Jakarta dalam  penyelenggaraan Asean Games 2018.

Hal itu, menurut legislator DPR RI asal Sumsel, Edhy Prabowo, dapat terlihat dari pembangunan sejumlah infrastruktur seperti Asian Games antara lain Light Rail Transit (LRT) pertama di Indonesia, pembangunan flyover, pembangunan ruas jalan tol, penambahan jembatan musi.


"Sumsel sebenarnya jauh lebih siap dari Jakarta soal persiapan untuk Asean Games ini. Itu dapat di lihat  dari pembenahan beberapa tempat tersebut," jelas dia saat dihubungi di Jakarta, Rabu (8/3).

Selain itu, kata Edhi, yang membuat Sumsel jauh terlihat lebih siap dari Jakarta saat ini adalah dengan dibuatnya kawasan olahraga dalam satu kompleks yang tidak terpisah-pisah.

"Dari segi jarak para atlet yang berlaga di Sumsel pun jauh lebih mudah ketimbang di Jakarta, karena lingkungan kompleks yang dekat dengan arena olahraga," tutur Ketua Komisi IV DPR RI ini.

"Lagi pula Sumsel pun sudah teruji untuk penyelenggaran event olahraga besar, karena sudah pernah menyelenggarakan Pon maupun Sea Games," lanjut dia.

Menurut politisi Gerindra ini, demi mendukung semua kesiapan tersebut, dirinya sudah mengantisipasi agar kebakaran hutan yang menimpa Sumsel tidak kembali terjadi saat penyelenggaran Asean Games.

"Dan semua 17 anggota DPR dari dapil Sumsel pun sebenarnya selalu mendukung kesiapan Sumsel sebagai tuan rumah Asean Games," jelas dia.

Sayangnya, kata dia dengan nada kecewa, putusan Menteri Pemuda dan Olahraga yang hanya memberikan Sumsel jatah 10 cabang olahraga. Padahal dengan segala kesiapan dan kematangan sebagai tuan rumah, ia menilai Sumsel berhak mendapatkan jatah lebih banyak.

"Maka dari itu saya sebagai salah satu anggota DPR yang berasal dari Sumsel sebenarnya sangat berharap agar Sumsel bisa mendapatkan jatah pelaksanaan cabor lebih banyak," pungkas dia.[wid]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya