Berita

Maria Ozawa/Net

Blitz

Maria Ozawa, Tanpa Paksaan, Pensiun Main Film Porno

SENIN, 27 FEBRUARI 2017 | 10:17 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pasca heboh foto berpose bareng Nikita Mirzani, publik kembali dibuat penasaran den­gan Maria Ozawa alias Miyabi. Belum lama ini dalam sebuah wawancara, Miyabi mengung­kapkan kisah meninggalkan in­dustri film esek-esek yang telah membesarkan namanya itu.

Setelah menjadi bintang film porno sejak usia belia, Miyabi kini menetap di Fil­ipina. Dia sedang menikmati hidupnya sebagai penyiar radio dan presenter televisi.

Untuk kemajuan karier yang dirintisnya sejak 2015, perem­puan 31 tahun ini bahkan rela mempelajari bahasa asli Fil­ipina, yakni bahasa Tagalog.


Memiliki popularitas tinggi dalam dunia hiburan di Jepang ternyata memudahkannya un­tuk menapaki kariernya di Filipina. Selain dua profesi tersebut, Ratu industri film dewasa Jepang (JAV) ini juga men­jalani kehidupan 'normal' sebagai model dan artis film layar lebar.

Belum satu tahun menetap di negara tersebut, ia dipercaya untuk membintangi film bernu­ansa horor. Beberapa judulnya adalah Nilalang yang dirilis 2016. Selanjutnya Miyabi juga berperan dalam film horor lain berjudul Yam Concepcion, dan Meg Imperial.

Dilansir GMAnews, Ozawa mengaku keputusan pensiun main film porno bukan ber­dasarkan paksaan dari pihak manapun.

"Saya ingin kehidupan yang lebih baik lagi. Saya memiliki tujuan hidup sendiri dan langkah pertama adalah harus berhenti dari industri seperti itu (JAV)."

"Di Jepang banyak orang tahu saya telah bekerja selama 10 tahun. Tetapi banyak juga orang melihat saya dari sisi berbeda," jelasnya.

Diketahui, kelahiran Hok­kaido ini sudah ketergantungan terhadap seks sejak usia 13 tahun. Persisnya saat pertama kali pacaran. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya