Berita

Mochammad Iriawan/Net

Pertahanan

Kapolda Metro Dan Pangdam Jaya Pantau Paska Pilkada Kabupaten Bekasi

JUMAT, 17 FEBRUARI 2017 | 10:12 WIB | LAPORAN:

Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana akan memantau situasi terkini paska pemungutan Suara Pilkada Serentak di Kabupaten Bekasi, Jumat (17/2) siang.

Kapolda yang akrab disapa Iwan Bule itu juga akan memaparkan hasil pelaksanaan pengamanan situasi keamanan Pilkada di wilayah tersebut.

"Benar. Nanti Kapolda melakukan pengecekan situasi pasca Pilkada di Kabupaten Bekasi dan press release situasi kamtibmas Pilkada," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono, Jumat (17/2) pagi.


Rencananya, agenda Kapolda Metro Jaya tersebut akan dilaksanakan di lobi Mapolrestro Bekasi pukul 13.30 WIB.

Seperti diketahui, Kabupaten Bekasi termasuk satu dari 101 daerah yang melaksanakan Pilkada Serentak pada Rabu (15/2) lalu.

Khusus wilayah Jabodetabek, selain Kabupaten Bekasi, ada tiga wilayah lainnya yang ikut diamankan pihak PMJ.

Antara lain, Pilkada DKI Jakarta, Banten di wilayah Kota Tangerang Selatan dan Kota Tangerang.

Polda Metro Jaya mengerahkan kekuatan personil sekitar 19.000 petugas guna mengamankan pilkada serentak 2017.

Tercatat Polda Metro Jaya mewaspadai 417 TPS termasuk kategori rawan satu pada pilkada berdasarkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban umum.

Untuk perhitungan suara riil (real count) dari KPU untuk Pilbup Bekasi, data sementara pasangan calon (paslon) Neneng Hasanah Yasin-Eka Supria Atmaja unggul atas empat rivalnya.

Adapun hasil real count sementara pemilihan Bupati Bekasi tahun 2017, sebagai berikut:

1. Meilina Kartika Kadir-Abdul Kholi: 8,96 persen (51.369 suara)
2. SA`duddin-Dhani Ahmad Prasetyo: 24,49 persen (140.413 suara)
3. Obon Tabroni-Bambang Sumaryono: 17,02 persen (97.540 suara)
4. Iin Farihin-Mahmud: 7,58 persen (43.473 suara)
5. Neneng Hasanah Yasin-Eka Supria Atmaja: 41,95 persen (240.459 suara) [wid]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya