Berita

Habib Rizieq Shihab

Pertahanan

Setahu Rizieq, Dandim Lebak Justru Dapat Kenaikan Pangkat

RABU, 11 JANUARI 2017 | 16:39 WIB | LAPORAN:

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tidak percaya kabar pencopotan Letkol Czi Ubaidillah dari jabatan Komandan Distrik Militer (Dandim) Lebak.

"Setahu saya Dandim Lebak tidak dicopot, itu hoax," tegas Rizieq kepada wartawan di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Rabu (11/1).

Sebelumnya marak diberitakan di media massa bahwa Letkol Czi Ubaidillah dicopot oleh Panglima Kodam Siliwangi Mayor Jenderal TNI Muhammad Herindra, setelah menggelar pelatihan bela negara untuk anggota Front Pembela Islam (FPI) tanpa melalui prosedur yang semestinya.


Rizieq menuduh berita itu bohong dan disebarkan orang-orang yang tidak menyukai FPI.

"Yang menyebarkan berita tersebut adalah dari kelompok-kelompok yang tidak suka FPI ikut latihan bela negara," kata dia.

Dalam versi Rizieq, Letkol Czi Ubaidillah dipromosikan naik pangkat dan kini ditugaskan di Kodam Siliwangi. Promosi jabatan itu sudah berlangsung sejak sebulan lalu.

"Jadi silakan wartawan cek saja, cari orangnya di Kodam Siliwangi. Betul atau tidak kalau pangkatnya dinaikkan? Jadi jangan bikin itu yang aneh-aneh, pelatihan itu sah dan dijamin undang-undang. Itu bukti bahwa FPI siap bela negara bergandengan tangan dengan TNI dan Polri," ujar Rizieq.

Tadi, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjelaskan, Letkol Ubaidillah dicopot lantaran tak melapor ke pimpinan atas kegiatan bela negara yang digelarnya.

Panglima menegaskan pelatihan bela negara menjadi hak setiap warga negara. Namun, harus dilakukan dengan prosedur yang tepat. Selain itu, kegiatan tersebut harus memiliki target.

Menurut Panglima, kegiatan tersebut harus dilaporkan ke pimpinan dan tidak dibuat atas kemauan sendiri. Sebab, TNI memiliki silabus tersendiri. [ald]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya