Novak Djokovic tampil superior. Juara lima kali itu menyingkirkan Kei Nishikori di semiÂfinal ATP World Tour Finals.
Djokovic hanya kehilangan dua gim untuk memenangi laga 6-1, 6-1. Bertanding di O2 Arena, kemarin pagi WIB, Djokovic menumpÂas perlawan petenis Jepang itu dalam waktu satu jam enam menit.
Dia tidak membiarkan Nishikori mendapÂatkan ritme permainannya dengan melakukan eksekusi dari baseline. Sepanjang pertandinÂgan, petenis Serbia itu mencetak 14 winner serta diuntungkan dengan 24 unforced error yang dibuat lawannya.
Sementara itu Nishikori mengaku kelelahan setelah bermain selama nyaris 3,5 jam saat mengÂhadapi Andy Murray di laga sebelumnya. "Hari ini kurasa Novak bermain cukup mengagumkan. Tidak ada yang kukeluhkan. Secara fisik, aku hanya tidak siap untuk melawan Novak," ujar petenis peringkat lima dunia itu di situs resmi
ATP. "Ini adalah salah satu tahun terbaikku. Aku bermain di banyak pertandingan, mengalahkan banyak petenis top. Aku mendapat banyak keÂpercayaan diri di tahun ini. Memang ini bukan akhir yang kuinginkan, tapi kurasa masih tetap tahun yang bagus," ujarnya
Djokovic menghadapi Murray di final, pagi ini WIB. Laga tidak hanya memperebutkan tiÂtel juara melainkan status peringkat satu dunia. Untuk pertama kalinya, peringkat satu dunia akan ditentukan di laga terakhir musim.
"Ada dua dari kami di atas lapangan. Jadi mari mencoba untuk menikmati pertandinganÂnya," kata Djokovic kepada
BBC Sport. "Ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah tenis. Aku merasa bahagia sekali bisa menjadi bagian dari sejarah. Ini adalah salah satu pertandingan terbesar yang pernah kami mainkan satu sama lain," tambanya.
Berbeda dengan Djokovic. Murray justru menjalani pertarungan ketat nan panjang melawan Milos Raonic. Murray lebih dulu kehilangan set pertama sebelum merebut dua set berikutnya untuk menang dengan skor akhir 5-7, 7-6 (7-5), 7-6 (9-7).
Petenis unggulan teratas itu harus melalui pertarungan sepanjang tiga jam 38 menit. Berarti rekor laga terlama turnamen pecah. Sebelumnya rekor adalah tiga jam 20 menit yang dihabiskan dia saat mengalahkan Kei Nishikori beberapa hari lalu.
Hasil ini sekaligus memperpanjang rentetan kemenangan Murray menjadi 23 pertandingan (terbaik dalam kariernya), yang dimulai sejak September. ***