Berita

Novak Djokovic/Net

Olahraga

Fisik Drop, Kei Digebuk Djoker

ATP World Tour Finals
SENIN, 21 NOVEMBER 2016 | 08:11 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Novak Djokovic tampil superior. Juara lima kali itu menyingkirkan Kei Nishikori di semi­final ATP World Tour Finals.

Djokovic hanya kehilangan dua gim untuk memenangi laga 6-1, 6-1. Bertanding di O2 Arena, kemarin pagi WIB, Djokovic menump­as perlawan petenis Jepang itu dalam waktu satu jam enam menit.

Dia tidak membiarkan Nishikori mendap­atkan ritme permainannya dengan melakukan eksekusi dari baseline. Sepanjang pertandin­gan, petenis Serbia itu mencetak 14 winner serta diuntungkan dengan 24 unforced error yang dibuat lawannya.


Sementara itu Nishikori mengaku kelelahan setelah bermain selama nyaris 3,5 jam saat meng­hadapi Andy Murray di laga sebelumnya. "Hari ini kurasa Novak bermain cukup mengagumkan. Tidak ada yang kukeluhkan. Secara fisik, aku hanya tidak siap untuk melawan Novak," ujar petenis peringkat lima dunia itu di situs resmi ATP.

"Ini adalah salah satu tahun terbaikku. Aku bermain di banyak pertandingan, mengalahkan banyak petenis top. Aku mendapat banyak ke­percayaan diri di tahun ini. Memang ini bukan akhir yang kuinginkan, tapi kurasa masih tetap tahun yang bagus," ujarnya

Djokovic menghadapi Murray di final, pagi ini WIB. Laga tidak hanya memperebutkan ti­tel juara melainkan status peringkat satu dunia. Untuk pertama kalinya, peringkat satu dunia akan ditentukan di laga terakhir musim.

"Ada dua dari kami di atas lapangan. Jadi mari mencoba untuk menikmati pertandingan­nya," kata Djokovic kepada BBC Sport.

"Ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah tenis. Aku merasa bahagia sekali bisa menjadi bagian dari sejarah. Ini adalah salah satu pertandingan terbesar yang pernah kami mainkan satu sama lain," tambanya.

Berbeda dengan Djokovic. Murray justru menjalani pertarungan ketat nan panjang melawan Milos Raonic. Murray lebih dulu kehilangan set pertama sebelum merebut dua set berikutnya untuk menang dengan skor akhir 5-7, 7-6 (7-5), 7-6 (9-7).

Petenis unggulan teratas itu harus melalui pertarungan sepanjang tiga jam 38 menit. Berarti rekor laga terlama turnamen pecah. Sebelumnya rekor adalah tiga jam 20 menit yang dihabiskan dia saat mengalahkan Kei Nishikori beberapa hari lalu.

Hasil ini sekaligus memperpanjang rentetan kemenangan Murray menjadi 23 pertandingan (terbaik dalam kariernya), yang dimulai sejak September. ***

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Pelajar Islam Indonesia Kutuk Trump dan Netanyahu

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Prabowo Tunjukkan Soliditas Elite Lewat Pertemuan dengan Mantan Presiden

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Bupati Pekalongan Dikabarkan Telah Jadi Tersangka Dugaan Benturan Kepentingan PBJ

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:45

Masihkah Indonesia Konsisten dengan Politik Luar Negeri Bebas Aktif?

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:43

KPK Buka Peluang Periksa BPN Depok soal Suap Lahan PT KD

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:38

Irak Ikut Pangkas Produksi, Harga Minyak Makin Naik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:21

Pertemuan Elite jadi Cara Prabowo Redam Polarisasi Politik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:15

Bursa Asia Anjlok, Kospi Jatuh Paling Dalam

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:51

Harga Emas Dunia Terkoreksi Gara-gara Dolar AS

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:41

Menaker Tetapkan Tenggat BHR Ojol 2026: Paling Lambat H-7 Lebaran

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:26

Selengkapnya