Berita

Net

Olahraga

Gatot Dan Umuh Digembosi Sesama Anggota K85

MINGGU, 13 NOVEMBER 2016 | 16:32 WIB | LAPORAN:

Juru bicara Kelompok 85 (K85) Gatot Hariyo Sutejo dan manajer Persib Bandung Umuh Muchtar mengaku heran namanya tidak masuk dalam anggota Exco lantaran mendapat suara terbilang jauh dari harapan. Kabarnya kedua tokoh yang dekat dengan Edy Rahmayadi itu ditikung oleh sesama anggota.

Tejo hanya mendapatkan suara 31 sedangkan Umuh 26 suara. Jauh di bawah sesama anggota K85. Keduanya kalah bersaing dengan Fery Mulyadi (36 suara), padahal Gatot dan Umuh adalah dua sosok yang jasanya sangat besar terhadap K85.

"Saya dari awal diminta pak Edy untuk masuk sebagai anggota Exco tapi justru saya tidak masuk. Saya heran sekali padahal kelompok 85 instruksinya sudah jelas. Pasti ini ada apa apanya. Tapi biarlah mudah mudahan ini jalan saya.Mungkin Allah memberikan jalan lain," ujar Tejo dalam keterangannya, Minggu (13/11).


Hal senada dikatakan Umuh Muchtar yang mengaku kaget saat suaranya hanya mendapatkan 26 suara. Padahal dirinyalah yang pertama kali mengusung Edy Rahmayadi dan meminta digelarnya Kongres Luar Biasa Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

"Saya heran padahal saya yang dari awal bekerja mendorong pak Edy dan meminta KLB, tapi inilah balasannya," ujar Umuh yang sangat kecewa dengan perilaku beberapa pihak yang tidak menghendaki dirinya masuk Exco.

Kabarnya Umuh dan Tejo memang tidak disenangi oleh beberapa orang yang juga anggota K85. Suara keduanya digembosi oleh oknum tersebut. Kedua nama mereka tidak disosialisasikan ke semua anggota. Seperti Tejo misalnya hanya mendapat dukungan dari anggota kelompok 85 yang berasal dari Jabar, Banten dan Jawa Tengah saja. Sedangkan daerah Sumut  dan Kalimantan tidak disosialisasikan.

"Saya tahu ini kerjaan siapa," cetus Tejo.

Justru anggota Exco yang terpilih mayoritas baru. Hanya dua nama yang merupakan orang dari kepengurusan lama yaitu Gusti Randa dan Johar Lin Eng. Hanya saja, keduanya sempat mengundurkan diri setelah kembali terjadi polemik di tubuh PSSI.

Sebanyak 10 orang lainnya adalah Hidayat yang merupakan pemilik tim Divisi Utama Persebo Bondowoso, Yunus Nusi (ketua Asprov Kalimantan Timur), Condro Kirono (petinggi tim Bhayangkara United), Pieter Tanuri (petinggi Bali United). Selanjutnya Juni A Rachman dari PSPS Pekanbaru, AS Sukawijaya/Yoyok Sukawi yang petinggi PSIS Semarang, Johar Lin Eng (ketua Asprov Jawa Tengah), Refrizal dari Semen Padang, Dirk Soplanit dari Asprov Maluku, Verry Mulyadi Asprov Sumbar, dan Papat Yunisal yang merupakan mantan pemain timnas putri. [wah]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya