Berita

Jaya Suprana di atas kursi roda/Net

Politik

Permohonan Jaya Suprana Kepada Umat Islam Indonesia

JUMAT, 14 OKTOBER 2016 | 07:57 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

NASKAH ini saya tulis pada pagi hari Jumat tanggal 14 Oktober 2016 dengan perasaan harap-harap cemas merundung lubuk sanubari saya. Saya mendengar berita bahwa pada siang hari Jumat ini, umat Islam akan turun ke jalan untuk mengungkapkan unjuk rasa atas suatu kasus penistaan terhadap kitab suci Al Quran .

Sepenuhnya saya dapat mengerti gejolak perasaan umat Islam yang tidak rela mengikhlaskan kitab suci Al Quran dilecehkan.

Syukur Alhamdullilah, MUI dan berbagai tokoh Islam telah memutuskan untuk menyerahkan kasus penistaan terhadap Al Quran kepada penegak hukum di negara hukum Republik Indonesia.  Dan kebetulan pihak yang dianggap menista juga telah secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada umat Islam.


Saya yakin bahwa umat Islam Indonesia senantiasa menjunjung tinggi  Pesan Adiluhur Nabi Muhammad SAW yang tersurat dan tersirat di dalam Hadits Jihad Al Nafs di mana Al Sukuni meriwayatkan dari Abu Abdillah Al Shadiq bahwa ketika Nabi Muhammad SAW menyambut pasukan sariyyah kembali setelah memenangkan peperangan, Beliau bersabda: 'Selamat datang wahai orang-orang yang telah melaksanakan jihad kecil tetapi masih harus melaksanakan jihad akbar!'

Ketika orang-orang bertanya tentang makna sabda itu, Rasul SAW menjawab: 'Jihad kecil adalah perjuangan menaklukkan musuh. Jihad akbar adalah jihad Al-Nafs, perjuangan menaklukkan diri sendiri!'.

Maka melalui naskah sederhana yang dimuat RMOL atas budi baik Redaksi RMOL pada Jumat pagi nan indah ini, dengan penuh kerendahan hati kami memberanikan diri untuk memohon agar teman-teman umat Islam yang pada hari Jumat siang ini merencanakan diri turun ke jalan demi unjuk rasa akibat penistaan terhadap Al Quran untuk berkenan bersama melaksanakan Jihad Akbar dengan gigih menahan diri masing-masing jangan sampai melakukan kekerasan.

Atas kemurahan hati teman-teman umat Islam mengabulkan permohonan saya ini, saya tidak bisa berbuat banyak kecuali mengucapkan terima kasih tak terhingga serta memanjatkan Doa Syukur kepada Allah Yang Maha Kuasa dan memohon Perkenan Allah Yang Maha Kasih senantiasa melimpahkan Rahmat dan KurniaNya kepada umat Islam Indonesia yang senantiasa menjunjung tinggi harkat dan martabat Indonesia sebagai negara hukum yang adil dan beradab. AMIN. [***]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya