Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Doa Untuk Rakyat Tergusur

JUMAT, 09 SEPTEMBER 2016 | 09:24 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

Diberitakan bahwa setelah memberikan surat peringatan ketiga kepada warga, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan langsung membongkar bangunan-bangunan yang berdiri di pinggir Kali Ciliwung, daerah Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan. "Saya nggak tahu kapan dibongkar. Tetapi tunggu saja SP3, kalau sudah SP3 pasti besoknya dibongkar saja," demikian penegasan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (8/9/2016).

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, Rabu 7 September 2016 sudah melayangkan surat peringatan kedua kepada warga Bukit Duri. Bila surat peringatan ketiga diabaikan, pemerintah akan melayangkan SP3 pada tiga hari kemudian. Bila masih tak dipedulikan, sehari setelah itu, Senin 12 September 2016 terbit surat perintah bongkar. Tetapi menurut Gubernur Jakarta kemungkinan eksekusi diundur karena bertepatan dengan pelaksanaan hari Idul Adha. Sementara Walikota Jakarta Selatan Tri Kurniadi mengatakan sudah ada sekitar 311 kepala keluarga dari total 363 KK yang bersedia direlokasi ke rumah susun Rawa Bebek, Cakung, Jakarta Timur. Berarti masih 52 keluarga yang bertahan di lokasi. Tri mengimbau warga bersedia dipindahkan ke rusun. Kalau tidak, pemerintah pasti akan membongkar bangunan demi melancarkan proyek normalisasi Kali Ciliwung.

Setelah menyimak berita bahwa pemerintah Jakarta akan tetap bersemangat bernyanyi lagu Maju Tak Gentar dalam menggusur rakyat, termasuk warga Bukit Duri, meski Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah mengimbau agar penggusuran ditunda sampai proses mediasi musyawarah-mufakat antar warga Bukit Duri dengan pemerintah Jakarta masih dimediasi oleh Majelis Hakim PN Jaksel, langsung sisa asa di lubuk sanubari saya terasa patah. Apabila Majelis Hakim mengimbau, maka sebagai rakyat jelata awam hukum, saya hanya berani memohon agar pemerintah Jakarta berkenan berbelas kasihan untuk menunda penggusuran terhadap warga Bukit Duri selama masih dalam proses musyawarah-mufakat.


Permohonan saya ajukan melalui berbagai cara, mulai dari penulisan naskah permohonan di berbagai media, terutama nyaris setiap hari di Kantor Berita Politik RMOL seperti yang sedang Anda baca ini, sampai ratapan kemanusiaan ke Menteri Hukum dan HAM, bahkan Presiden. Namun tampaknya semua itu seolah teriakan di gurun pasir belaka.

Permohonan saya menguap seperti embun di pagi hari atau sia-sia belaka seperti gonggongan anjing yang tidak dipedulikan khafilah berlalu atau ulah Sysiphus lestari mendorong batu ke puncak bukit hanya untuk menggelinding ke kaki bukit kembali atau Don Quijote menyerbu kincir-kincir angin di padang La Mancha. Maka tinggal tersisa satu jalur ikhtiar lagi yaitu doa.

Melalui naskah yang termuat di Kantor Berita Politik RMOL ini, dengan penuh kerendahan hati saya memberanikan diri memanjatkan doa permohonan kepada Yang Maha Kasih berkenan menyentuh lubuk nurani kemanusiaan pemerintah Jakarta untuk berkenan berbelas kasihan menunda penggusuran terhadap warga Bukit Duri selama kasus Bukit Duri secara hukum masih dalam masa mediasi musyawarah-mufakat antara warga Bukit Duri dengan pemerintah Jakarta yang sedang seksama dilakukan Majelis Hakim. Amin.. [***]

Penulis adalah pemrihatin nasib rakyat tergusur

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya