Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Kemenkop Siap Bersinergi Dengan Kemendes

RABU, 24 AGUSTUS 2016 | 14:31 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop dan UKM) siap melakukan kerjasama  Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (kemendes dan PDTT) dalam mengembangkan program satu desa satu produk (one village one product / OVOP) untuk mempermudah aktivitas perdagangan online (e-commerce) produk desa.

"Kemenkop sudah lama mengembangkan program OVOP  baik dari sisi produksi maupun pemasarannya, misalnya komoditi gula semut di Kulonprogo Jogjakarta, maupun Virgin  Coconut Oil (VCO)  di Purworejo, berbagai olahan krupuk di Tasikmalaya dan sebagainya,” kata Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran, Kemenkop dan UKM, I Wayan Dipta di Jakarta  Rabu (24/8).

Terkait  OVOP yang Kemenkop dan UKM sudah melakukan kerjasama dengan Korean Trade Investment Promotian Agency (KOTRA)  yang bertujuan untuk mengembangkan kerjasama dan mendukung gerakan One Village One Product (OVOP).KOTRA didukung oleh perusahaan-perusahaan besar Korea yang berinvestasi di Indonesia seperti Cheil Jedang, Samsung Electronics, Hana Bank, PT Eagle, dan Lottemart.


Peran perusahaan-perusahaan tersebut adalah memfasilitasi koperasi binaannya untuk meningkatkan kualitas produk seperti gula semut,  mulai dari memfasilitasi pengadaan teknologi untuk memperbaiki proses produksi, peningkatan kualitas kemasan hingga pemasaran baik di dalam negeri antara lain melalui jaringan pemasaran Lottemart, dan  melalui media internet maupun melalui pemasaran ekspor.

"Selain itu Kemenkop dan UKM juga sudah bekerjasama dengan Telkom untuk membuat Kampung Digital, guna mengembangkan pemasaran produk OVOP, yang baru saja diresmikan di desa Celuk, Kab Gianyar Bali yang terkenal dengan kerajinan perak," tambah Wayan Dipta.

Dengan memanfaatkan teknologi maka OVOP tak akan  ketinggalan zaman. Peran teknologi tidak bisa dipungkiri sebagai sarana yang paling efektif untuk mempromosikan hasil produk yang tidak hanya menyarar pasar dalam negeri tetapi juga ke manca negara. [ysa]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya