Berita

Pertahanan

500 Prajurit TNI Tuntaskan Latihan Bersama Di Malaysia

MINGGU, 07 AGUSTUS 2016 | 12:10 WIB | LAPORAN:

. Sebanyak 500 prajurit TNI yang tergabung dalam Latgabma Malindo Darsasa-9AB/2016 telah selesai melaksanakan Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Malaysia-Indonesia(Malindo) Darsasa-9 AB/2016 di Malaysia. Tiba di Tanah Air, mereka diterima langsung oleh Wakil Asisten Operasi (Waasops) Panglima TNI Laksma TNI Hardjo Susmoro mewakili Asops PanglimaTNI Mayjen TNI Agung Risdhianto di Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) Jakarta Utara, Sabtu sore (6/8).

Kegiatan latihan gabugan bersama tersebut melibatkan tiga angkatan terdiri dari 205 personel TNI AD (103 Kostrad, 4 Ditkesad, 92 Ditziad, 2 Sopsad, 3 Pussimpur), 198 personel TNI AL (130 Anak Buah Kapal (ABK) KRI Banda Aceh, 8 Crew Hely Bell, 30 Tim SAR Laut, 12 Tim Medis, 3 Medcap, 15 Kogla (TTX dan CPX), dan 52 personel TNI AU (3 Kogla, 9 CPX, 40 FTX, 41 Mabes TNI, 2 Polri dan 2 BNPB).

Asops Panglima TNI Mayjen TNI Agung Risdhianto dalam amanatnya tertulis yang dibacakan Laksma TNI Hardjo Susmoro mengatakan, selama lebih kurang dari 16 hari para prajurit TNI berikut personel pendukung dari Polri serta BNPB melaksanakan program Latihan Kerjasama Militer bersama negara tetangga Malaysia dengan semangat, dedikasi, disiplin serta loyallitas dan profesionalisme para personel telah membawa keberhasilan latihan yang optimal.


"Saya sampaikan terimakasih dan penghargaan kepada seluruh peserta Latgabma Malindo Darsasa-9 AB/2016 khususnya kepada Brigjen TNI Agus Suhardi yang telah berhasil memimpin Kontingen TNI dalam melaksanakan latihan ini dengan baik," kata Mayjen TNI Agung Risdhianto.

Lebih lanjut Mayjen TNI Agung Risdhianto menyampaikan bahwa latihan yang baru saja dilaksanakan merupakan wujud TNI dalam memelihara Capacity Building dan menciptakan Confidence Building Measures.

"Kita harus senantiasa mampu menjawab segala bentuk tantangan yang datang di kawasan regional maupun global dalam berbagai hal termasuk penanggulangan bencana alam dan bantuan kemanusiaan dengan sebaik-baiknya," ujarnya.

Di akhir amanatnya Asops Panglima TNI menjelaskan bahwa latihan dilaksanakan melalui beberapa metode dimulai dariTable Top Exercise, Command Post Exercise pada Strata Biltus dan Force Integration Training merupakan latihan penggabungan yang dilanjutkan pada latihan aplikasi di lapangan atau Field Training Exercise.

"Saya berharap bahwa prajurit sekalian dapat mengambil hal-hal positif dari keseluruhan metode latihan tersebut, sebagai contoh Angkatan Bersenjata Malaysia telah mengembangkan sistem olah tempur berbasis Teknologi yang dapat diadopsikan pada Operasi Penanggulangan Bencana Alam," pungkasnya.

Hasil yang dicapai secara umum latihan dapat diselenggarakan dan diikuti dengan baik oleh seluruh peserta latihan, mekanisme pada tingkat strategi sebagai antisipasi dan respon kepada SOP For Regional Standby Arrangement And Coorporation Of Joint Disaster Relief And Emergency response Operation dapat terlaksana dengan baik, peningkatan Confidence Building Measure di antara kedua negara seiring dengan Asean Regional Forum Asean Defence Ministers Meeting Defence Official Dialoge ARF International Support Group meeting In CB Mandpreventive Diplomacy dapat tercapai, Interoperabilitas kedua Angkatan Bersenjata dalam Operasi Penanggulangan BencanaAlam dan Bantuan Kemanusiaan tetap terwujud, komunikasi dan pemahaman tentangHADR Operations antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan Angkatan TenteraMalaysia (ATM) terjalin dengan baik dan hubungan kerjasama antara TNI denganATM serta instansi terkait pada operasi Penanggulangan Bencana Alam dan bantuan kemanusiaan meningkat secara signifikan.

Turut Hadir dalam acara penerimaan Peserta Latgabma Malindo Darsasa -9 AB/2016 diantaranya Kasdivif -1/Kostrad BrigjenTNI Agus Suhardi, Wakapuspen TNI Laksma TNI Abdul Rasyid, Kasarmabar Laksma TNI Yudo Margono, Paban VII/Latma Sops TNI Kolonel Inf Edison Simanjuntak, dan Para Perwira masing-masing Angkatan. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya