Berita

Budi Waseso/Net

Pertahanan

Buwas: Semua Petugas yang Tangani Freddy Diperiksa

SELASA, 02 AGUSTUS 2016 | 16:12 WIB | LAPORAN:

Badan Narkotika Nasional (BNN) akan menindaklanjuti informasi yang ditulis Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Haris Azhar tentang upeti Freddy Budiman.

Kepala BNN Komjen Budi Waseso menjelaskan bahwa semua petugas BNN yang menangani mendiang Freddy sudah diperiksa.

"Apakah mengarah pada tim yang saat itu menangani Freddy, itu kan banyak," kata Buwas, di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (2/8).


Dia menjelaskan, sebenarnya penelusuran oknum anggota yang diduga menerima aliran dana dari Freddy Budiman perkara mudah karena BNN tentu menugaskan anggota dengan surat perintah dan terdata jelas.

"Kalau itu disampaikan hari jam dan siapa itu bisa diketahui," terangnya.

Buwas pun berterima kasih kepada Koordinator KontraS yang berkomitmen membersihkan oknum-oknum polisi. Dia pun mengklaim ketika memimpin lembaga BNN akan menindak polisi yang merusak institusi.

"Oknum yang lalu saudara AKP Ichwan Lubis yang terlibat pencucian uang sindikat narkoba sudah P21, saya akan ambil tindakan tegas anggota merusak citra kepolisian," tutur jenderal bintang tiga itu.

Pekan lalu beredar tulisan Haris Azhar tentang Freddy Budiman yang mengungkap kongkalikong Freddy dengan aparat BNN dan Polri.

Freddy bahkan mengaku menyetor uang Rp 450 miliar ke anggota BNN, Rp 90 miliar ke petinggi Mabes Polri, dan pernah menggunakan kendaraan dinas TNI dengan seorang jenderal untuk membawa narkoba dari Sumatera ke Jakarta. [sam]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya