Berita

Joko Widodo/Net

Pertahanan

Jokowi Minta Kerjasama Keamanan Di Perairan Sulu Dipercepat

SENIN, 01 AGUSTUS 2016 | 23:49 WIB | LAPORAN:

Selain menerima kunjungan resmi Presiden Tajikistan pada Senin pagi (1/8), pada hari yang sama Presiden Joko Widodo juga menerima kunjungan Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Mohd Najib Razak.

Pertemuan yang digelar dalam rangka "The 11th Indonesia-Malaysia Annual Consultation Meeting" tersebut digelar di Istana Merdeka, Jakarta.

Dalam pengantar pada pertemuan bilateral, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa Indonesia dan Malaysia adalah dua tetangga yang sudah lama berhubungan dengan baik.


"Hal ini antara lain dapat dilihat dari angka-angka perdagangan, investasi, dan pariwisata antar kedua negara. Pertemuan konsultasi tahunan ke-11 ini merupakan kesempatan yang baik untuk membahas isu-isu prioritas yang perlu kita tingkatkan," ujar Presiden.

Pertemuan bilateral yang dihadiri kedua kepala negara beserta delegasi itu membahas sejumlah isu bilateral, salah satunya masalah perbatasan Indonesia-Malaysia.

"Mengenai penetapan batas wilayah, kita sepakat untuk lebih mengintensifkan negosiasi-negosiasi dan pertemuan-pertemuan," kata Jokowi dalam pernyataan bersama usai pertemuan.

Terkait dengan kasus penculikan dan penyanderaan yang akhir-akhir ini marak terjadi di perairan kedua negara oleh kelompok Abu Sayyaf, Presiden Joko Widodo mendorong percepatan kerja sama antara Indonesia, Malaysia, dan Filipina untuk dapat menanggulangi kasus tersebut.

"Indonesia mendorong agar kerjasama trilateral antara Malaysia, Filipina, dan Indonesia terhadap pengamanan perairan Sulu dan sekitarnya ini segera dilakukan," terangnya. [ald]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya