Berita

am hendropriyono/net

Pertahanan

Hendropriyono: Salah Tembak Tim Tinombala Harus Diusut

JUMAT, 29 JULI 2016 | 22:24 WIB | LAPORAN:

Insiden salah tembak di dalam tim Tinombala saat mengejar pasukan Santoso di Poso, Sulawesi Tengah perlu diusut. Termasuk soal adanya kesalahan dalam operasi intelijen tersebut.

"Memang perlu diusut, sengaja atau tidak disengaja perlu dilakukan investigasi," kata mantan kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono usai peluncuran buku "Sengketa di lanud Halim PK", Halim, Jakarta, Jumat (29/7).

Namun begitu,  menurutnya, insiden salah tembak dalam operasi tempur lumrah terjadi. Bahkan kata dia beberapa prajurit-prajurit terbaik yang dimakamkan di taman pahlawan bukan tewas oleh musuh, melainkan oleh sesama tim sendiri.


"Yang dikubur di makam pahlawan itu tidak semua karena ditembak musuh, tapi salah tembak sama teman sendiri,” beber Hendro.

Dia menambahkan, kondisi saat bertemu luar ataupun melakukan operasi kerap tidak bisa diprediksi. Pasalnya, kondisi prajurit pun menurun saat ada di lapangan. Tak jarang kata dia yang bahkan sampao stress.

Menarik pelatuk itu enteng, kejiwaan dilatih. Makanya pimpinan pasukan harus tau kondisi prajuritnya di lapangan,"demikian Hendro. [sam]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya