Berita

martin manurung/net

Pertahanan

Konflik Laut Tiongkok Selatan, Nasdem Dukung Langkah Kemenlu

RABU, 27 JULI 2016 | 18:25 WIB | LAPORAN:

Partai Nasdem mendukung langkah yang diambil Kementerian Luar Negeri dalam menanggapi putusan Tribunal Arbitrase Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut atas sengketa di Laut Tiongkok Selatan pada 12 Juli lalu.

Salah satu keputusan itu adalah pengadilan menolak klaim China atas hak ekonomi di wilayah yang selama ini ditandai dengan sembilan garis putus-putus atau nine-dash line

Klaim China itu meliputi ratusan pulau dan wilayah perairan yang tumpang-tindih dengan Filipina, Vietnam, Taiwan, Malaysia, Brunei. China kerap melakukan aktivitas di wilayah yang masuk dalam garis imajiner itu atas dasar historis, meskipun masuk dalam zona ekonomi eksklusif negara lain.


Ketua DPP Partai Nasdem Bidang Luar Negeri, Martin Manurung, menyatakan, hukum internasional harus dihormati. Indonesia juga mesti mengawal perdamaian yang diharapkan tercipta dari putusan tersebut.

"Kepentingan nasional tentu saja harus dijaga. Maka dari itu, Partai Nasdem juga mendukung misi Kementerian Luar Negeri untuk menyelesaikan pagar batas teritori negara Indonesia di laut dengan negara-negara tetangga," kata Martin dalam rilisnya.

Partai Nasdem berharap seluruh warga Indonesia dapat ikut mendukung dan mengawal langkah-langkah pemerintah untuk menjaga kedaulatan bangsa Indonesia. [ald]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya