Berita

puri kencana/net

Pertahanan

Kontras: Pemerintah Mesti Lebih Transparan Soal Kematian Santoso

SABTU, 23 JULI 2016 | 08:10 WIB | LAPORAN:

Pemerintah mesti membuka terang benderang kronologi terbunuhnya Santoso alias Abu Wardah, gembong Mujahidin Indonesia Timur (MIT), yang ditembak aparat di pedalaman pegunungan Poso, Senin lalu (18/7).

Wakil Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Puri Kencana Putri, mengatakan, selama ini publik tidak punya akses untuk mengetahui kronologi dari perburuan sampai baku tembak yang akhirnya menewaskan Santoso

"Pemerintah harus menjelaskan proses perburuan panjang terhadap Santoso," ujar Puri Kencana Putri.


Sejauh ini, publik tahu bahwa Santoso ditembak mati oleh prajurit dari Batalyon Raider 515 Kostrad yang tergabung dalam Operasi Tinombala, dalam baku tembak yang berlangsung di kawasan Poso pesisir utara sejak pukul 17.00 hingga 17.30 Wita.

Selain itu, Puri mendesak pemerintah merinci profil para anggota MIT yang belum tertangkap dan jangka waktu keterlibatan mereka dengan kelompok tersebut.

Menurutnya, hal itu berkaitan dengan rencana pemerintah yang akan memberi pengampunan terhadap belasan anak buah Santoso yang masih buron.

"Tanpa audit, bisa saja orang-orang yang kabarnya akan diampuni ini memang terkait dengan panjangnya konflik di Poso," ujarnya.

Wacana memberi pengampunan terhadap anak buah Santoso yang masih buron diucapkan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Luhut Binsar Pandjaitan.

"Kalau dia turun (menyerahkan diri) semua, kami pertimbangkan untuk memberikan pengampunan. Karena mereka juga warga negara Indonesia," ujar Luhut usai rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/7).

Sehari sebelumnya Luhut sempat menceritakan, kronologi singkat tertembaknya Santoso dan anak buahnya. Hal itu bermula dari tanggal 13 Juli 2016 di saat wakil Komandan Satgas Tinombala Sektor 1/PPU AKBP J Hutagaol bersama lima anggota Raider TNI, dua anggota Brimob Polri dan seorang anggota Marinir diperintahkan melakukan pengejaran dengan pola penyergapan di daerah Kuala Tambarana.

Saat seorang anggota Raider TNI melaksanakan patroli, mereka menemukan jejak kaki dari arah barat ke utara. Lalu, tim menemukan dua orang tidak dikenal di sebuah gubuk dan tiga orang lainnya sedang menyeberangi sungai Tambarana.

Sekitar pukul 17.00-17.30 Wita, Komandan Tim Raider memerintahkan untuk mendekati posisi sasaran dan melakukan penyergapan. Terjadilah baku tembak yang menewaskan Santoso.

Selain Santoso, satu anak buahnya, Mukhtar juga tewas dalam tembak menembak di Desa Tambarana, Kecamatan Poso Pesisir Utara, itu. [ald]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya