Berita

ilustrasi

Pertahanan

Jokowi Tekankan Tiga Kerangka Penting Penguatan Alutsista TNI

RABU, 20 JULI 2016 | 23:41 WIB | LAPORAN:

. Presiden Joko Widodo memimpin langsung rapat terbatas mengenai pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu sore (20/7).

Dalam arahannya, presiden menginginkan kerangka modernisasi TNI sudah dapat terlihat dan benar-benar nyata di tahun 2019.

Modernisasi tersebut terdiri dari tiga kerangka penting yang harus diwujudkan. Ketiganya sejalan dengan Rencana Strategis Kekuatan Pokok Minimum 2024.


"Pertama, TNI-AD memiliki alutsista berat seperti tank medium, heli serbu, dan persenjataan infantri khusus," urai Jokowi.

Untuk menunjang visi maritim Indonesia sebagaimana telah ditetapkan pada awal pemerintahannya, Presiden juga menginginkan TNI untuk memperkuat kemampuan angkatan laut.

"Kedua, TNI-AL diperkuat alutsista dengan karakter kemampuan angkatan laut seperti kapal selam, kapal perang permukaan, dan sistem pengintaian maritim untuk pengamanan lokasi yang berpotensi konflik," tambahnya.

Kerangka yang ketiga, Presiden menginginkan TNI untuk memiliki alutsista strategis yang mampu mengamankan kedaulatan Indonesia di wilayah udaranya.

"TNI-AU diperkuat oleh alutsista strategis berupa pesawat jet tempur, pesawat angkut berat, sistem pertahanan rudal, dan sistem radar," perintah Presiden.

Di antara para pejabat yang hadir dalam rapat terbatas tersebut, terdapat Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Luhut Binsar Pandjaitan; Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu; Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti; Menteri Sekretaris Negara, Pratikno; dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. [ald]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya