Berita

ilustrasi/net

Pertahanan

Kemenko Polhukam Gandeng Belanda dan Australia Atasi Cyber Attack

SELASA, 19 JULI 2016 | 16:31 WIB | LAPORAN:

Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan melalui Desk Cyberspace Nasional (DCN) bekerja sama dengan Pemerintah Negara Belanda dan Australia akan mengadakan latihan bersama penanganan Cyber Attack selama dua hari (20-21 Juli) di Ruang Nakula, Gedung A Lantai VI Kemenko Polhukam.

Menurut Plt Deputi VII Bidkoor Kominfotur Kemenko Polhukam, Marsda TNI Warsono, kegiatan ini akan diikuti oleh multistakeholders yang berkaitan dengan bidang Cyber Security di berbagai Kementerian dan Lembaga di sektor Pemerintahan, Industri, Privat/Swasta, Asosiasi, Komunitas dan Operator Telekomunikasi.

"Pelatihan Bersama penanganan cyber attack akan menghadirkan narasumber yang terdiri dari Tim Desk Cyberspace Nasional Kemenko Polhukam, Tim Australian Strategic Policy Institute (ASPI) dan Tim Kedutaan Besar Belanda di Indonesia," jelasnya dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi, Selasa (19/7).


Warsono menambahkan, Menko Polhukam Luhut Panjaitan akan membuka langsung pelatihan tersebut. Adapun kegiatan ini merupakan preliminary dari acara Global Converence on Cyberspace (GCCS) yang di usulkan oleh Pemerintah Belanda melalui Kedutaan Besarnya di Jakarta, agar dapat diselenggarakan di Indonesia pada tahun 2017 dan dihadiri lebih dari 50 negara.

"Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi trigger dalam penanganan masalah serangan cyber terutama kebutuhan akan tata kelola (SOP-Standard Operation Procedure) berupa koordinasi dan sinkronisasi dari multistakeholder yang berperan dalam cyberspace nasional. Tata kelola ini sangat dibutuhkan ketika terjadi insiden akibat serangan cyber," tandasnya. [sam]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya