Berita

net

Pertahanan

Golkar Minta Kemenlu Pantau WNI Di Prancis

JUMAT, 15 JULI 2016 | 16:13 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto mengutuk keras aksi teror yang terjadi di Nice, Prancis hingga menewaskan 80 orang.

"Sungguh tindakan teror itu merupakan aksi yang tidak berperikemanusiaan dan biadab. Apalagi aksi terjadi pada peringatan kemerdekaan Prancis," katanya di Jakarta, Jumat (15/7).

Diketahui, peristiwa teror di Prancis sudah ke sekian kali terjadi. Setelah sebelumnya sebanyak 132 orang dilaporkan tewas dalam penyerangan di gedung pusat kesenian Bataclan pada 13 November 2015 lalu.


Selain penembakan di Bataclan, juga terjadi tiga ledakan dekat Stadion National Stade de France, di mana tim sepak bola Prancis sedang bertanding dengan Jerman dan disaksikan langsung oleh Presiden Francois Hollande. Aksi tersebut mencatatkan sedikitnya lima korban tewas.

Menurut Novanto, Golkar meminta pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri untuk segera menyikapi aksi teror di Nice, dengan menyatakan simpati dan dukungannya mengungkap pelaku.

"Golkar juga meminta Kemenlu untuk memperingatkan WNI (warga negara Indonesia) yang ada di Prancis agar waspada atas aksi teror tersebut," ujarnya.

Aksi teror kali ini dilakukan dengan menabrakkan truk tronton ke ribuan orang yang tengah berkumpul di pusat perayaan kemerdekaan Prancis. Hingga saat ini, dikabarkan ada sedikitnya 725 WNI di wilayah Prancis Selatan. Diantaranya terdapat 10 keluarga tinggal di Nice dan sekitarnya. [wah]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya