Berita

romo magnis/net

Pertahanan

Romo Magnis: Teroris Juga Manusia

JUMAT, 15 JULI 2016 | 13:55 WIB | LAPORAN:

Tokoh lintas agama, Romo Frans Magnis Suseno atau Romo Magnis, menyatakan prihatin atas penanganan kasus terorisme di Indonesia yang mengabaikan hak asasi manusia.

Dia memang sepakat tindakan radikal seperti terorisme harus ditindak keras. Tetapi penanganan terorisme juga perlu memperhatikan unsur-unsur kemanusian.

"Saya berpendapat tentu saja terorisme harus ditindak dengan keras. Tapi perlu diperhatikan bahwa teroris juga manusia," tegas Romo Magnis yang menjadi salah satu anggota Tim Evaluasi Penanganan Terorisme, kepada wartawan, Jumat (15/7).


Penanganan terorisme di Indonesia harus diawasi lebih ketat oleh masyarakat agar penegak hukum tidak bertindak semena-mena terhadap terduga teroris.

Romo Magnis berpendapat, nyawa seorang teroris pun harus tetap diindungi dan dia tidak boleh mengalami penyiksaan.

"Kalau seseorang teroris atau dituduh teroris ditangkap, harus diperlakukan sesuai dengan hukum yang berlaku, dengan HAM. Meski dia bersalah, nyawanya harus terlindungi, tidak boleh disiksa. Orang yang jatuh ke tangan aparat kita harus aman," jelas Romo Magnis.

Ia mengeritik informasi yang beredar di publik terkait pelaku bom bunuh diri di Mapolres Solo pada 5 Juli lalu, Nur Rahman. Menurutnya informasi yang berkembang sangat terkesan dibuat-buat, padahal kasus terorisme sangat berdampak besar (high impact) pada kehidupan manusia.

"Saya mendapat keterangan mengenai kasus Nur Rahman dari media. Saya kira perlu memperhatikan apa yang dilaporkan sesuai dengan yang terjadi. Tak bisa dibuat-buat atau diandaikan, karena ini kasus high impact," ujarnya. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya