Berita

Prakoso BS/net

Politik

Kemenkop Bekali Nelayan Tegal Ilmu Kewirausahaan

JUMAT, 29 APRIL 2016 | 19:49 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Kementerian Koperasi dan UKM membekali nelayan dan keluarganya di pesisir pantai Tegal, Jawa Tengah, dengan pelatihan kewirausahaan.

Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Koperasi dan UKM, Prakoso BS, mengatakan, pelatihan kewirausahaan bagi nelayan dan keluarganya merupakan sesuatu yang mutlak dilakukan.

"Nelayan dan keluarganya harus diberi bekal dan pengetahuan yang memadai dalam hal kewirausahaan agar ada alternatif sumber penghasilan lain termasuk perluasan usaha mereka," katanya.


Hal itu, kata dia, juga penting untuk diberikan mengingat Badan Pusat Statistik (BPS) selama ini mendata bahwa 25 persen masyarakat miskin di Indonesia adalah kalangan nelayan.

Pihaknya juga sekaligus memberikan bekal pelatihan kewurausahaan kepada keluarga nelayan dan juga petani dan pemuda di Tegal, Jawa Tengah.

"Kami mengarahkan agar mereka membentuk koperasi sekaligus memperkuat kelembagaan koperasi jika mereka telah berkoperasi," katanya.

Pada kesempatan pelatihan kewirausahaan di Tegal, akhir April 2016, pihaknya melibatkan 60 anggota Koperasi Mitra Jaya, Koperasi Kowina, dan Koperasi Ansor di wilayah itu.

"Sedangkan untuk pelatihan kewirausahaan bagi masyarakat nelayan dan petani diikuti sebanyak 80 orang," katanya.

Prakoso mengatakan pelatihan bertujuan untuk memperkuat pemahaman perkoperasian bagi anggota koperasi sehinga koperasi berjalan dan dikelola sesuai jati diri koperasi.

Sedangkan pelatihan kewirausahaan bagi nelayan dan petani bertujuan untuk menumbuhkan semangat dan kemampuan berwirausaha di kalangan masyarakat nelayan dan petani.

Pembukaan pelatihan dilakukan oleh Asisten Deputi Urusan Peningkatan Kualitas Pendidikan Koperasi Kementerian Koperasi dan UKM serta dihadiri oleh Anggota Komisi VI DPR RI , dan Dinas Koperasi, UKM dan Pasar kabupaten Tegal. [ald]

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya