Berita

Politik

Djan Faridz Perintahkan Kader PPP Doakan Korban Serangan Molotov

MINGGU, 17 APRIL 2016 | 20:13 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

. Atas nama pribadi dan sebagai Ketum PPP,Djan Faridz menyampaikan bela sungkawa dan duka yang mendalam kepada korban serangan bom molotov pada saat acara tabligh akbar PPP di Yogyakarta, Minggu (17/4).  

Seorang peserta tabligh akbar meninggal dunia sementara seorang lainnya luka berat akibat ledakan tersebut. Molotov dilemparkan oknum tak bertanggung jawab ke arah iring-iringan Lasykar PPP beberapa saat setelah tablig akbar selesai digelar.

"Semoga Allah SWT menerima amal baik almarhum dan digolongkan sebagai pejuang syahid. Dan semoga Allah SWT memberikan kekuatan lahir dan batin serta kesabaran kepada keluarga almarhum," kata Djan Faridz.


Kegiatan tabligh akbar yang diselenggarakan Presidium Forum Komunikasi Lasykar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jogjakarta. Tabligh akbar dengan tema 'Dari Jogja Kita Melawan Kedzaliman Pemerintah" itu dihadiri Ketua Umum PPP H. Djan Faridz dan Ketua DPW PPP Yogyakarta H. Syukri Fadholi bersama puluhan ribu massa yang memenuhi lapangan Dengung Sleman dan Ruas-ruas jalan di Penjuru Yogyakarta.

"Kami yakin perjuangan sahabat-sahabat ini tidak akan sia-sia. Kami akan lanjutkan perjuanganmu melawan kedzaliman ini," ungkap Djan Faridz.

Djan Faridz pun mengimbau seluruh kader dan fungsionaris PPP di seluruh Indonesia untuk memanjatkan doa bagi korban meninggal.

"Kita kibarkan bendera setengah tiang sebagai tanda seluruh PPP sedang berkabung selama 7 hari," pungkas Djan Faridz.[dem]

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya