Berita

Komitmen Petani NTB Tidak Pernah Mundur

MINGGU, 03 APRIL 2016 | 10:40 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) M. Zainul Majdi bersama Panglima TNI Jendral TNI Gatot Nurmantyo dan KSAD Jendral Mulyono melakukan panen raya menggunakan kendaraan khusus pemotong padi, di Area Balai Benih Induk Padi Palawija Holtikultura Unit Produksi Benih, Desa Puyung, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, NTB (Sabtu, 2/4).

Sesudah panen, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan kontrak antara Pemprov NTB dengan Bulog, dan pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan alat dan mesin pertanian secara simbolis oleh gubernur kepada Dandimse-Pulau Lombok yang diwakili dandim 1606 Lobar dan Dandim 1620 Loteng berupa alat mesin tanam padi jajar legowo sebanyak 15 unit, traktor roda dua sebanyak  5 unit dan dalam keseampatan yang sama Panglima TNI menyerahkan secara simbolis bibit padi varietas kartika I-82 sejumlah satu ton  kepada Gabungan Kelompok Tani "Maju Bersama Kecamatan Jonggat Lombok Tengah".

Gubernur Zainul mengatakan NTB adalah salah satu dari delapan provinsi di Indonesia yang telah ditetapkan sebagai super focus penyangga produksi beras secara nasional. Hingga saat ini masyarakat NTB masih tetap bersemanagat dan bekerja keras mensukseskan program pemerintah swasembada pangan.


"Alhamdulillah NTB tak pernah mundur dari komitment itu dimana 47 perseb tenaga kerjanya terserap di sektor pertanian  yang dengan kerja keras mereka, selalu setiap tahun menghasilkan produksi yang melebihi target secara nasional," jelas gubernur

Gubernur menegaskan pada tahun 2015 kenaikan produksi beras di NTB dibanding 2014 sudah mencapai angka sekitar 12 persen jauh dari rata-rata peningkatan produksi nasional dan ini menunjukkan bahwa semangat para petani di NTB masih cukup kuat untuk mensukseskan program swasembada pangan.

"Alhamduliilah untuk tahun 2016 ini juga kalau dilihat dari statistik yang ada, insyaAllah meningkat jauh dibanding 2015 lalu. Jadi, kalau dari sisi komitmen petani NTB, masyarakat NTB untuk melaksanakan amanah dari pemerintah pusat menjadi salah satu lumbung pangan nasional, insyaAllah kami laksanakan amanah itu dengan sebaik-baiknya," ujarnya. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya